Dokter Diperkosa dan Dibunuh di RS India, Pekerja Medis Ramai-ramai Mogok Kerja
Selasa, 13 Agustus 2024 - 14:26 WIB
loading...
A
A
A
"Saya ingin dia aman di jalan pada malam hari tetapi dia bahkan tidak aman di rumah sakit sebagai dokter yang bertugas," katanya kepada wartawan.
Dr Rajan Sharma, mantan presiden Asosiasi Medis India, mengatakan perubahan mendesak perlu dilakukan pada cara rumah sakit pemerintah beroperasi, khususnya terkait akses.
“Mengapa kita tidak bisa menempatkan petugas keamanan?” kata Sharma.
“Mengapa kita tidak bisa melakukan pemeriksaan yang tepat, dengan hanya satu pintu masuk dan satu pintu keluar? Dan jam besuk yang ditegakkan dengan ketat? Kejahatan ini tidak terjadi di rumah sakit swasta karena suatu alasan—mereka memiliki sistem yang berlaku. Sesederhana itu.”
Para dokter di India mengatakan bahwa selain kekerasan seksual, mereka juga menghadapi ancaman serangan dari anggota keluarga pasien yang marah, terutama setelah menyampaikan berita buruk.
Sebuah survei oleh Asosiasi Medis India menemukan 75% dokter di India telah menghadapi beberapa bentuk kekerasan.
Dr Rajan Sharma, mantan presiden Asosiasi Medis India, mengatakan perubahan mendesak perlu dilakukan pada cara rumah sakit pemerintah beroperasi, khususnya terkait akses.
“Mengapa kita tidak bisa menempatkan petugas keamanan?” kata Sharma.
“Mengapa kita tidak bisa melakukan pemeriksaan yang tepat, dengan hanya satu pintu masuk dan satu pintu keluar? Dan jam besuk yang ditegakkan dengan ketat? Kejahatan ini tidak terjadi di rumah sakit swasta karena suatu alasan—mereka memiliki sistem yang berlaku. Sesederhana itu.”
Para dokter di India mengatakan bahwa selain kekerasan seksual, mereka juga menghadapi ancaman serangan dari anggota keluarga pasien yang marah, terutama setelah menyampaikan berita buruk.
Sebuah survei oleh Asosiasi Medis India menemukan 75% dokter di India telah menghadapi beberapa bentuk kekerasan.
(mas)
Lihat Juga :