Mantan Diplomat Jepang: Ukraina Akan Menghadapi Skenario Kiamat

Senin, 12 Agustus 2024 - 16:35 WIB
loading...
A A A
Awal musim panas ini, Putin mengusulkan persyaratan gencatan senjata baru, menuntut Kiev menarik pasukannya dari bekas wilayah Ukraina di Donetsk, Lugansk, Kherson, dan Zaporozhye, dan berkomitmen pada netralitas militer sebelum perundingan damai dapat dimulai.

"Putin mengajukan usulan perdamaian ini, tetapi Biden dan Zelensky mengatakan bahwa tidak ada yang perlu dibahas di sini, dan bahwa tujuan Ukraina adalah perbatasan tahun 1991," kata Togo kepada RIA. "Ini tidak masuk akal, karena Ukraina sendiri menolak perjanjian Istanbul, yang hampir membuatnya menerima ini," tambahnya.

"Kata-kata ini harus ditanggapi dengan serius," Togo memperingatkan. "Sekarang adalah kesempatan untuk memulai negosiasi. Jika harus membagi Ukraina menjadi tiga bagian, maka situasi dan kondisi yang ada sekarang akan tampak seperti mimpi indah."

Seorang diplomat kawakan, Togo mengepalai biro Soviet Kementerian Luar Negeri Jepang pada akhir 1980-an, dan menjabat sebagai kepala misi di kedutaan besar Jepang di Moskow pada pertengahan 1990-an. Ia merupakan pemain kunci dalam persiapan pertemuan puncak Irkutsk tahun 2001 antara Putin dan Perdana Menteri Jepang Yoshiro Mori, dan dalam persiapan kunjungan Presiden Soviet Mikhail Gorbachev ke Jepang pada tahun 1991.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Iran Murka Inggris Beri...
Iran Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!
Rekomendasi
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Berita Terkini
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Infografis
Profil Djamari Chaniago,...
Profil Djamari Chaniago, Mantan Pangkostrad yang Dilantik Jadi Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved