3 Negara Dilanda Demo pada Pertengahan 2024, Salah Satunya Telan 300 Nyawa

Jum'at, 09 Agustus 2024 - 15:03 WIB
loading...
A A A
Para demonstran ini bahkan berencana untuk “menduduki” Parlemen di Ibu Kota Kenya; Nairobi. Gerakan ini lantas mendapat perhatian signifikan melalui media sosial, di mana penyelenggara menyerukan seluruh warga Kenya untuk berpartisipasi dalam mogok nasional.

Sekretaris Kabinet Dalam Negeri Kiture Kindiki berbicara kepada media di Nairobi, mendesak para pengunjuk rasa untuk tetap bersikap damai dan memperingatkan terhadap penghancuran properti.

Meski begitu, Presiden Masyarakat Hukum Kenya, Faith Odhiambo, menggambarkan insiden itu sebagai penculikan dan menuduh petugas intelijen melakukan pelanggaran.

Tujuan dari para demonstran ini adalah menentang usulan kenaikan pajak dalam RUU Keuangan 2024. Dalam demonstrasi ini dikabarkan telah ada laporan tentang hilangnya pengunjuk rasa di tengah demonstrasi nasional.

2. Nigeria


Pada awal Agustus ini, terjadi demonstrasi besar-besaran di Nigeria yang disebabkan oleh krisis ekonomi dan tuduhan pemerintah yang buruk seperti korupsi.

Aktivis Nigeria, Banwo Olagokun mengungkapkan jika demo dilakukan untuk memprotes tingginya inflasi di negara tersebut. Para pengunjuk rasa ini berkumpul di stadion nasional Nigeria.

Nigeria telah mengalami inflasi terburuk dalam tiga dekade, yakni 34,19 %. Upah minimum bulanan yang ditetapkan juga tidak berubah sejak tahun 2019 lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Menteri Bangladesh Selamatkan...
Menteri Bangladesh Selamatkan 'Donald Trump' dari Penyembelihan di Hari Raya Iduladha
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
Bukan ke Iran atau Venezuela,...
Bukan ke Iran atau Venezuela, Apa yang Memicu AS Kirim Ratusan Tentara ke Negara Ini?
Langka, Pilot Ini Selamatkan...
Langka, Pilot Ini Selamatkan 80 Penumpang dari Pesawat yang Mesinnya Meledak di Udara
BNP Menang Pemilu Bangladesh,...
BNP Menang Pemilu Bangladesh, Raih 209 dari 297 Kursi
Jadwal Timnas Inggris...
Jadwal Timnas Inggris vs Kosta Rika dan Portugal vs Nigeria Live di VISION+
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved