Polisi Inggris Siaga Hadapi Kerusuhan yang Menarget Umat Muslim

Rabu, 07 Agustus 2024 - 23:10 WIB
loading...
Polisi Inggris Siaga...
Inggris menghadapi kerusuhan anti-Islam. Foto/EPA
A A A
LONDON - Polisi Inggris bersiap menghadapi lebih banyak tindakan anti-Muslim dan Kerusuhan anti-migran terjadi pada Rabu (7/8/2024) saat kelompok sayap kanan berencana untuk menargetkan pusat suaka dan pengacara imigrasi di seluruh negeri.

Pemerintah Inggris menjanjikan tindakan cepat untuk menghukum siapa pun yang terlibat dalam kekacauan.

Inggris dilanda kekerasan yang meningkat yang meletus awal minggu lalu setelah tiga gadis muda terbunuh dalam serangan pisau di Southport, Inggris barat laut, yang memicu gelombang pesan palsu daring yang secara keliru mengidentifikasi tersangka pembunuh sebagai migran Islam.

Perdana Menteri Keir Starmer, mantan kepala jaksa yang menghadapi krisis pertamanya sejak memenangkan pemilihan umum pada tanggal 4 Juli, telah memperingatkan para perusuh bahwa mereka akan menghadapi hukuman penjara yang panjang saat ia berusaha untuk memberantas wabah kekerasan terburuk di Inggris dalam 13 tahun.

Dalam hukuman pertama yang dijatuhkan sejak kerusuhan dimulai, seorang pria berusia 58 tahun dipenjara selama tiga tahun karena kekacauan yang disertai kekerasan, sementara dua orang lainnya, berusia 41 dan 29 tahun, dijatuhi hukuman masing-masing 20 dan 30 bulan. Iklan ยท Gulir untuk melanjutkan

"Ini tindakan cepat yang kami ambil. Jika Anda memprovokasi kekacauan dengan kekerasan di jalan-jalan kami atau daring, Anda akan menghadapi hukum yang berlaku," kata Starmer.

Firma hukum imigrasi spesialis dan pusat dukungan migran tutup untuk hari iu dan beberapa layanan dokter keluarga di daerah yang terkena dampak protes mengatakan mereka akan tutup lebih awal untuk melindungi staf mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Pesawat Pengebom Su-24...
Pesawat Pengebom Su-24 Ukraina Jatuh saat Misi Tempur, 2 Pilot Tewas
Rekomendasi
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved