PM Bangladesh Sheikh Hasina Mengundurkan Diri dan Kabur ke India

Senin, 05 Agustus 2024 - 17:51 WIB
loading...
PM Bangladesh Sheikh...
Perdana Menteri (PM) Bangladesh Sheikh Hasina mengundurkan diri. Foto/EPA-EFE/MONIRUL ALAM
A A A
DHAKA - Perdana Menteri (PM) Bangladesh yang telah lama menjabat, Sheikh Hasina, mengundurkan diri dan meninggalkan negaranya pada hari Senin (5/8/2024).

Pengunduran diri itu setelah para pengunjuk rasa menentang jam malam militer dan menyerbu kediaman resminya.

“Hasina, yang telah berkuasa selama 15 tahun, melarikan diri dari ibu kota Dhaka bersama saudara perempuannya dengan helikopter ke India,” ungkap surat kabar harian Prothom Alo melaporkan.

Pengunduran diri itu setelah pemerintah berminggu-minggu melakukan tindakan keras terhadap para pengunjuk rasa yang menyebabkan hampir 300 orang tewas.

Reuters melaporkan keduanya telah pergi untuk mencari "tempat berlindung yang aman" jauh dari kediaman resmi Hasina.

Tidak ada pernyataan publik langsung dari kantor Hasina, tetapi kepala militer Waker-Uz-Zaman mengatakan dalam pidato yang disiarkan televisi bahwa perdana menteri telah mengundurkan diri dan militer sedang berunding dengan presiden untuk membentuk pemerintahan sementara.

Pengunduran dirinya terjadi sehari setelah 95 orang tewas dan ratusan orang lainnya terluka setelah tindakan keras aparat terhadap para pengunjuk rasa.

Protes nasional dimulai sebulan lalu, setelah putusan Pengadilan Tinggi Bangladesh yang akan memberlakukan kembali sistem kuota di negara itu, yang menyediakan 30% pekerjaan pemerintah untuk keturunan veteran yang berjuang dalam perang kemerdekaan negara itu pada tahun 1971.

Protes massa terhadap sistem kuota, yang dipimpin mahasiswa yang percaya bahwa tindakan itu anti-meritokrasi, ditindak keras oleh pihak berwenang selama beberapa pekan. Lebih dari 200 pengunjuk rasa tewas bulan lalu.

Kematian itu memicu protes lebih lanjut yang menuntut pertanggungjawaban dan pencopotan Hasina, yang telah memimpin negara itu sejak 2009.

Partai Hasina, Liga Awami, yang lahir dari gerakan kemerdekaan Bangladesh, telah memperkuat cengkeramannya pada kekuasaan selama satu setengah dekade terakhir.

Partai itu memenangkan empat pemilihan umum berturut-turut, yang terakhir, pada bulan Januari, diboikot oleh oposisi.

Pemerintahan pria berusia 76 tahun itu dirusak oleh penangkapan massal lawan politik, pembungkaman suara-suara yang berbeda pendapat, dan tuduhan pelanggaran hak asasi manusia.

Baca juga: Khawatir Digempur, Israel Pertimbangkan Serang Iran Duluan
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahathir Mohamad Genap...
Mahathir Mohamad Genap 101 Tahun, Dokter yang Sulap Wajah Malaysia Modern
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Harga Pangan Naik saat...
Harga Pangan Naik saat Sekolah Dimulai dan MBG Bergulir Lagi, Ekonom: Sinyal Positif bagi Ekonomi Rakyat
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps.22: Momen Romantis Elio yang Berniat Melamar Arumi Berubah Menjadi Mimpi Buruk
Berita Terkini
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved