Pendeta Gereja Palestina Berdoa untuk Ismail Haniyeh: Beristirahatlah dengan Kemuliaan Abadi
Jum'at, 02 Agustus 2024 - 13:16 WIB
loading...
A
A
A
"Kami berdoa setiap hari untuk perdamaian di tanah Palestina, dan tidak ada perdamaian di tengah pendudukan (Israel)," kata pendeta tersebut.
"Kami memohon kepada Tuhan agar memberikan kesabaran, penghiburan, dan ketabahan yang lebih bagi rakyat kami di mana pun sehingga kami dapat melanjutkan perjalanan hingga kami melihat tujuan yang kami inginkan tercapai," imbuh dia, yang dilansir Palestine Chronicle, Jumat (2/8/2024).
Israel belum mengaku atau pun menyangkal bertanggung jawab atas pembunuhan Haniyeh dan pengawalnya yang berada di Iran untuk menghadiri upacara pelantikan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.
Pembunuhan Haniyeh telah dikecam oleh para pemimpin dunia termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang mengatakan: "Rezim Zionis kriminal dan teroris telah membunuh tamu kami yang terhormat di wilayah kami dan telah menyebabkan kesedihan kami, tetapi juga telah menyiapkan dasar untuk hukuman yang berat."
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengutuk apa yang disebutnya sebagai "pembunuhan berbahaya" terhadap Haniyeh, dengan mengatakan: "Itu adalah tindakan tercela yang bertujuan untuk mengganggu perjuangan Palestina, perlawanan gemilang Gaza dan perjuangan saudara-saudara Palestina kami, serta melemahkan semangat dan mengintimidasi warga Palestina."
Israel, yang mengabaikan resolusi Dewan Keamanan PBB—yang menuntut gencatan senjata segera—, menghadapi kecaman internasional di tengah serangan brutalnya yang berkelanjutan terhadap Gaza.
"Kami memohon kepada Tuhan agar memberikan kesabaran, penghiburan, dan ketabahan yang lebih bagi rakyat kami di mana pun sehingga kami dapat melanjutkan perjalanan hingga kami melihat tujuan yang kami inginkan tercapai," imbuh dia, yang dilansir Palestine Chronicle, Jumat (2/8/2024).
Israel belum mengaku atau pun menyangkal bertanggung jawab atas pembunuhan Haniyeh dan pengawalnya yang berada di Iran untuk menghadiri upacara pelantikan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.
Pembunuhan Haniyeh telah dikecam oleh para pemimpin dunia termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang mengatakan: "Rezim Zionis kriminal dan teroris telah membunuh tamu kami yang terhormat di wilayah kami dan telah menyebabkan kesedihan kami, tetapi juga telah menyiapkan dasar untuk hukuman yang berat."
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengutuk apa yang disebutnya sebagai "pembunuhan berbahaya" terhadap Haniyeh, dengan mengatakan: "Itu adalah tindakan tercela yang bertujuan untuk mengganggu perjuangan Palestina, perlawanan gemilang Gaza dan perjuangan saudara-saudara Palestina kami, serta melemahkan semangat dan mengintimidasi warga Palestina."
Israel, yang mengabaikan resolusi Dewan Keamanan PBB—yang menuntut gencatan senjata segera—, menghadapi kecaman internasional di tengah serangan brutalnya yang berkelanjutan terhadap Gaza.
Lihat Juga :