Rusia dan AS Tukar Tawanan Terbesar sejak Perang Dingin, Ini Daftarnya

Jum'at, 02 Agustus 2024 - 10:08 WIB
loading...
A A A

2. Artem dan Anna Dultsev


Ditahan di Ljubljana, Slovenia, pada tahun 2022, pasangan Rusia tersebut menyamar sebagai warga negara Argentina dan disebut menggunakan Slovenia sebagai pangkalan untuk melakukan perjalanan ke Uni Eropa atas nama Moskow, mengirimkan uang tunai kepada agen mata-mata Rusia lainnya.

Anna bekerja dengan menyamar sebagai pedagang seni dan pemilik galeri, sementara suaminya menyamar sebagai pengusaha IT.

Keduanya mengaku bersalah atas spionase dan dijatuhi hukuman 19 bulan masing-masing pada hari Rabu, sehari sebelum pertukaran tawanan.

3. Pavel Rubtsov


Jurnalis Pablo González Yagüe (nama lahir Pavel Rubtsov) ditahan oleh otoritas Polandia di Przemyśl pada bulan Februari 2022.

Dia dituduh sebagai agen intelijen Rusia, diduga menggunakan peran jurnalistiknya untuk mengumpulkan informasi bagi GRU (Direktorat Intelijen Utama).

Dia pernah bekerja sebagai jurnalis independen untuk berbagai media, dengan fokus pada Eropa Timur dan negara-negara bekas Soviet.

Dia membantah tuduhan sebagai mata-mata.

4. Roman Seleznev


Roman Seleznev ditahan di Maladewa pada tahun 2014 dan diserahkan kepada otoritas Amerika Serikat. Dia dinyatakan bersalah atas penipuan, peretasan komputer, kepemilikan kartu kredit yang diperoleh secara ilegal, dan pencurian data pribadi.

Seleznev adalah putra seorang anggota Parlemen Rusia yang digambarkan sebagai "salah satu pencuri kartu kredit paling produktif dalam sejarah."

Seleznev dijatuhi hukuman 27 tahun penjara.

Penyelidikan menemukan bahwa dia terlibat dalam skema peretasan yang diperkirakan telah menyebabkan kerugian setidaknya USD170 juta yang melibatkan pencurian dan penjualan rincian kartu kredit pelanggan dari mesin kasir di toko-toko dan restoran di seluruh AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Sah! AS dan Arab Saudi...
Sah! AS dan Arab Saudi Teken Kerja Sama Nuklir Sipil
Rekomendasi
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved