Perang Israel dan Hizbullah Segera Pecah, PM Albanese Minta Warga Australia untuk Tinggalkan Lebanon
Jum'at, 02 Agustus 2024 - 19:35 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Australia tidak mengubah posisinya terkait Dataran Tinggi Golan yang diduduki, Departemen Luar Negeri negara itu telah mengklarifikasi, setelah Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong menggambarkan Majdal Shams sebagai "kota Israel".
Wong secara keliru menyebut kota Druze sebagai "Israel" dalam sebuah posting di X yang mengutuk serangan rudal baru-baru ini yang menewaskan 12 orang muda di sebuah pertandingan sepak bola di wilayah yang diduduki Israel.
"Tidak ada perubahan dalam posisi kami bahwa Dataran Tinggi Golan diduduki oleh Israel, sebagaimana ditetapkan oleh Dewan Keamanan PBB," kata seorang juru bicara departemen luar negeri kepada surat kabar Guardian Australia.
"Posisi lama kami adalah bahwa Dataran Tinggi Golan adalah masalah yang harus ditentukan oleh Israel dan Suriah melalui negosiasi dalam konteks penyelesaian damai yang komprehensif," tambah juru bicara itu.
Wong secara keliru menyebut kota Druze sebagai "Israel" dalam sebuah posting di X yang mengutuk serangan rudal baru-baru ini yang menewaskan 12 orang muda di sebuah pertandingan sepak bola di wilayah yang diduduki Israel.
"Tidak ada perubahan dalam posisi kami bahwa Dataran Tinggi Golan diduduki oleh Israel, sebagaimana ditetapkan oleh Dewan Keamanan PBB," kata seorang juru bicara departemen luar negeri kepada surat kabar Guardian Australia.
"Posisi lama kami adalah bahwa Dataran Tinggi Golan adalah masalah yang harus ditentukan oleh Israel dan Suriah melalui negosiasi dalam konteks penyelesaian damai yang komprehensif," tambah juru bicara itu.
(ahm)
Lihat Juga :