Jet Tempur Siluman F-35 Israel yang Bunuh Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh?

Kamis, 01 Agustus 2024 - 12:11 WIB
loading...
Jet Tempur Siluman F-35...
Ada dugaan pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Teheran melibatkan jet tempur siluman F-35 Israel. Foto/EPA/MICHAEL REYNOLDS
A A A
TEHERAN - Pimpinan Hamas Ismail Haniyeh telah tewas dalam serangan di kediamannya di Teheran pada Rabu dini hari.

EurAsian Times, dalam laporannya pada Kamis (1/8/2024), memaparkan dugaan penggunaan jet tempur siluman F-35 Israel dalam operasi pembunuhan Haniyeh.

Al-Mayadeen, sebuah kantor berita yang berafiliasi dengan Hizbullah, melaporkan pemimpin Hamas itu dibunuh dengan rudal yang ditembakkan dari luar wilayah Iran.

Baca Juga: Pembunuhan Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh, Israel, dan Kebenaran Ucapan Ahmadinejad

Laporan tersebut mengutip seorang pejabat Iran yang tidak disebutkan namanya. Pejabat itu menyebutnya sebagai tindakan “agresi terhadap Iran” yang “memerlukan respons yang tegas".

Yang menarik, Richard Goldberg, seorang penasihat senior di Foundation for Defense of Democracies, telah menulis di X: "Angkatan Udara Israel akan menunjukkan jangkauannya malam ini" beberapa jam sebelum pembunuhan Haniyeh terjadi.

Goldberg kemudian menulis: "Jika Anda dapat menghantam radar di dekat lokasi nuklir, Anda juga dapat menghantam rumah di Teheran. Ayatollah itu tidak berpakaian."

Posting Goldberg tersebut menjadi acuan bagi EurAsian Times untuk menyimpulkan dugaan peran jet tempur siluman F-35 dalam operasi pembunuhan Haniyeh.

Militer Israel menolak mengomentari laporan kematian Ismail Haniyeh. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan kepada CNN bahwa mereka tidak mengomentari laporan media asing.

EurAsian Times melaporkan Angkatan Udara Israel (IAF) baru-baru ini melaksanakan misi jarak jauh terhadap kelompok milisi Houthi dengan menggunakan jet tempur siluman F-35 dengan jangkauan 1.700 km.

Serangan F-35 dilakukan terhadap kota pelabuhan Laut Merah Yaman, Hodeidah.

Analis, yang dikutip dalam laporan tersebut, menekankan bahwa operasi F-35 itu penting karena target yang diserang berada 1.700 kilometer dari Israel dan menyebutnya sebagai peringatan tidak langsung bagi Iran.

Iran sendiri berjarak sekitar 1.500 kilometer dari Israel.

Sementara itu, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, sebagaimana dilaporkan New York Times, telah memerintahkan Iran untuk menyerang Israel secara langsung sebagai pembalasan atas pembunuhan Haniyeh.

Laporan itu mengutip tiga pejabat Iran yang diberi pengarahan tentang perintah tersebut, termasuk dua anggota Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran.

Khamenei memberi perintah pada pertemuan darurat Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran pada Rabu pagi, tak lama setelah Iran mengumumkan bahwa Haniyeh telah terbunuh.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Peluang Iran Lolos ke...
Peluang Iran Lolos ke Babak 32 Besar Masih Terbuka, Diprediksi Capai 80 Persen
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Peluang Iran Lolos ke...
Peluang Iran Lolos ke Babak 32 Besar Masih Terbuka, Diprediksi Capai 80 Persen
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
Berita Terkini
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved