Israel: Iran Dalang Sabotase Kereta Api Prancis Menjelang Olimpiade
Sabtu, 27 Juli 2024 - 14:25 WIB
loading...
Iran dituding melakukan sabotase kereta api Prancis. Foto/EPA
A
A
A
PARIS - Iran telah mengatur serangan sabotase terhadap jaringan kereta api berkecepatan tinggi Prancis, yang melumpuhkan lalu lintas menjelang Olimpiade Musim Panas 2024 di Paris. Tudingan itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Israel Israel Katz.
“Sabotase infrastruktur kereta api di seluruh Prancis menjelang Olimpiade Paris 2024 direncanakan dan dilaksanakan di bawah pengaruh poros kejahatan Iran dan Islam radikal,” tulis Katz di X (sebelumnya Twitter), dilansir RT.
Katz menambahkan bahwa ia memperingatkan Menteri Luar Negeri Prancis Stephane Sejourne bahwa “berdasarkan informasi yang dimiliki oleh Israel, Iran merencanakan serangan teroris terhadap delegasi Israel dan semua peserta Olimpiade.”
“Peningkatan tindakan pencegahan harus dilakukan untuk menggagalkan rencana mereka,” tulisnya.
Operator kereta api nasional Prancis, SNCF, mengatakan pada hari Jumat bahwa pembakar membakar kotak sinyal di sepanjang jalur yang menghubungkan Paris dengan beberapa kota besar, termasuk Lille, Bordeaux, dan Strasbourg. “Serangan besar-besaran” tersebut mengganggu lalu lintas menjelang Olimpiade dan menyebabkan penundaan dan pembatalan, yang memengaruhi 800.000 penumpang selama akhir pekan, kata operator tersebut.
“Sabotase infrastruktur kereta api di seluruh Prancis menjelang Olimpiade Paris 2024 direncanakan dan dilaksanakan di bawah pengaruh poros kejahatan Iran dan Islam radikal,” tulis Katz di X (sebelumnya Twitter), dilansir RT.
Katz menambahkan bahwa ia memperingatkan Menteri Luar Negeri Prancis Stephane Sejourne bahwa “berdasarkan informasi yang dimiliki oleh Israel, Iran merencanakan serangan teroris terhadap delegasi Israel dan semua peserta Olimpiade.”
“Peningkatan tindakan pencegahan harus dilakukan untuk menggagalkan rencana mereka,” tulisnya.
Operator kereta api nasional Prancis, SNCF, mengatakan pada hari Jumat bahwa pembakar membakar kotak sinyal di sepanjang jalur yang menghubungkan Paris dengan beberapa kota besar, termasuk Lille, Bordeaux, dan Strasbourg. “Serangan besar-besaran” tersebut mengganggu lalu lintas menjelang Olimpiade dan menyebabkan penundaan dan pembatalan, yang memengaruhi 800.000 penumpang selama akhir pekan, kata operator tersebut.
Lihat Juga :