Hamas Tolak Syarat Baru Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza

Sabtu, 27 Juli 2024 - 06:15 WIB
loading...
Hamas Tolak Syarat Baru...
Warga Palestina yang mengungsi duduk di sepanjang jalan Salah Al Din di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, 25 Juli 2024. Foto/EPA-EFE/MOHAMMED SABER
A A A
JALUR GAZA - Gerakan Palestina Hamas tidak setuju dengan syarat baru Israel untuk gencatan senjata di Jalur Gaza. Juru bicara Hamas di Lebanon Walid Kilani mengatakan hal itu kepada Sputnik pada Jumat (26/7/2024).

Sebelumnya, media melaporkan Israel sedang mencari perubahan pada rencana gencatan senjata Gaza, yang akan mempersulit kesepakatan akhir dengan Hamas.

Israel dilaporkan menuntut agar warga Palestina yang mengungsi disaring ketika kembali ke Jalur Gaza utara setelah gencatan senjata dimulai.

"Kami masih berpegang pada usulan gencatan senjata di Gaza yang kami sampaikan kepada para mediator tiga pekan lalu, tetapi (Perdana Menteri Israel Benjamin) Netanyahu telah mengajukan syarat tambahan yang belum diterima Hamas dan faksi-faksi Palestina," tegas perwakilan Hamas tersebut.

Pada bulan Mei, Presiden AS Joe Biden mengumumkan rencana untuk kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza dan pertukaran sandera.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
PBB: Israel Hancurkan...
PBB: Israel Hancurkan RS Anak di Gaza, Bikin Bayi Cacat Seumur Hidup
Rekomendasi
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka...
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kementerian PU
Daftar 10 Tim Lolos...
Daftar 10 Tim Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved