China Sebut AS Sejak Lama Menjadi Kekaisaran Kebohongan

Jum'at, 26 Juli 2024 - 19:45 WIB
loading...
China Sebut AS Sejak...
Kapal perusak berpeluru kendali China Nanning di pelabuhan angkatan laut di Zhanjiang, Provinsi Guangdong, China selatan, 15 Juli 2024. Foto/ EPA-EFE/XINHUA/LIU FANG
A A A
BEIJING - Juru bicara Kementerian Pertahanan (Kemhan) China Zhang Xiaogang menyatakan Amerika Serikat (AS) sejak lama menjadi “kekaisaran kebohongan” karena terus menyebarkan narasi palsu tentang Tiongkok dan negara-negara lain untuk mengamankan posisinya secara global.

Bulan lalu, Korps Marinir AS merilis versi yang tidak dirahasiakan dari doktrin resmi berjudul Penipuan, yang memberikan wawasan tentang taktik yang digunakannya untuk mendapatkan keuntungan atas musuh yang dipersepsikan dan mengurangi risiko dengan mengandalkan “distorsi realitas yang disengaja.”

Berbicara kepada wartawan pada Kamis (25/7/2024), Zhang mengatakan “perilaku menipu” Washington telah jauh melampaui batas-batas urusan militer dan “sebenarnya telah menembus jauh ke dalam tulang-tulangnya.”
“AS berani menciptakan kepalsuan untuk kepentingan egoisnya sendiri dan telah lama menjadi ‘kekaisaran kebohongan’ yang sesungguhnya,” tegas dia.

Juru bicara tersebut mengingat AS berupaya untuk secara aktif memanipulasi opini publik selama Perang Dingin dan kemudian terlibat dalam taktik dengan "serbuk pencuci" dan mengandalkan apa yang disebut White Helmets untuk "meluncurkan perang agresif" terhadap Irak dan Suriah.

Mengenai yang pertama, Zhang merujuk pada momen yang sekarang terkenal pada tahun 2003 ketika Menteri Luar Negeri AS Colin Powell menyajikan kepada Dewan Keamanan PBB dugaan bukti Irak memiliki senjata pemusnah massal, klaim yang kemudian ternyata salah.

White Helmets adalah organisasi sukarelawan yang berbasis di Suriah yang beroperasi di wilayah negara yang dikuasai oposisi.

Meskipun mengklaim hanya terlibat dalam kegiatan kemanusiaan, kelompok tersebut secara vokal menuduh pemerintah di Damaskus melakukan kejahatan perang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Bersumpah Balas Dendam Pembunuhan Ali Khamenei
Ngeri! Jendela Pesawat...
Ngeri! Jendela Pesawat Lepas, Lansia Nyaris Tersedot Keluar saat Penerbangan dari Yunani
Rekomendasi
Komedian Temon Meninggal...
Komedian Temon Meninggal Dunia, Aldi Taher: Saya Bersaksi Abang Orang Baik
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
Langkah Menhut Dinilai...
Langkah Menhut Dinilai Berhasil Pulihkan Kepercayaan Investor Perdagangan Karbon
Berita Terkini
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved