alexametrics

Trump: AS Siap Hadapi Hal yang Terburuk dari Iran

loading...
Trump: AS Siap Hadapi Hal yang Terburuk dari Iran
Foto/Ilustrasi/Sindonews/Ian
A+ A-
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa Washington siap untuk menghadapi hal terburuk dari Iran. Hal itu dikatakannya dalam sesi foto dengan Presiden Pakistan Imran Khan di Oval Office, Gedung Putih.

"Mereka benar-benar negara teror nomor satu di dunia," kata Trump seperti dikutip dari VOA, Selasa (23/7/2019).

Trump menambahkan tindakan dan kurangnya rasa hormat Iran membuat sulit baginya untuk bernegosiasi dengan Teheran.



"Mereka seharusnya tidak melakukan itu," katanya. "Itu bisa saja berjalan dengan baik," imbuhnya.

Pernyataan Trump ini muncul beberapa jam setelah Iran mengumumkan telah menangkap 17 mata-mata AS dan menjatuhkan hukuman mati kepada sebagian dari mereka.

Belasan mata-mata itu ditangkap selama tahun lalu dan telah mengumpulkan informasi dari situs-situs sensitif, seperti fasilitas militer dan nuklir, untuk badan intelijen AS CIA.

Seorang pejabat kontra intelijen Iran lebih lanjut mengatakan bahwa meskipun telah menerima pelatihan canggih dari AS, tidak ada mata-mata yang berhasil menyabotase fasilitas Iran. Laporan televisi juga menunjukkan foto-foto dugaan agen CIA yang berhubungan dengan mata-mata. (Baca juga: Iran Tangkap 17 Mata-mata CIA, Beberapa Dijatuhi Hukuman Mati)

Baik Trump dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo membantah klaim Iran tersebut.

"Laporan Iran yang menangkap mata-mata CIA benar-benar palsu," tweet Trump. "Nol kebenaran. Hanya lebih banyak kebohongan dan propaganda (seperti pesawat tak berawak yang ditembak) yang dikeluarkan oleh Rezim Agama yang buruk yang gagal dan tidak tahu apa yang harus dilakukan," sambungnya. (Baca juga: Iran Mengaku Tangkap 17 Mata-mata CIA, Trump: Itu Bohong)

Sebelumnya, Pompeo mengatakan kepada Fox News, bahwa rezim Iran memiliki sejarah berbohong yang panjang.

"Saya akan mengambil dengan sebutir garam signifikan pernyataan Iran tentang tindakan yang telah mereka ambil," tambah Pompeo.
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak