Kapal Tanker Filipina Tenggelam, 1,4 Juta Liter BBM Tumpah di Laut

Kamis, 25 Juli 2024 - 12:44 WIB
loading...
Kapal Tanker Filipina...
Kapal tanker MT Terra Nova berbendera Filipina terbalik dan tenggelam. Sekitar 1,4 juta liter BBM yang dibawa tumpah di lepas pantai Manila. Foto/Philippine Coast Guard
A A A
MANILA - Sebuah kapal tanker berbendera Filipina yang membawa 1,4 juta liter bahan bakar minyak (BBM) industri terbalik dan tenggelam di lepas pantai Manila hari ini.

BBM sebanyak itu tumpah dan pihak berwenang sedang berpacu dengan waktu untuk menahan tumpahan tersebut meluas.

Kapal tanker MT Terra Nova sedang menuju pusat kota Iloilo ketika tenggelam di Teluk Manila, hampir tujuh kilometer dari kota Limay di provinsi Bataan, dekat ibu kota, pada Kamis (25/7/2024) dini hari.

Tumpahan minyak yang membentang beberapa kilometer telah terdeteksi di jalur air yang sibuk tersebut.

Baca Juga: Iran Rampas Kapal Tanker di Teluk Oman, Balas AS yang Curi Minyak Teheran

“Kami berpacu dengan waktu dan kami akan berusaha melakukan yang terbaik untuk segera membendungnya dan menghentikan kebocoran bahan bakar,” kata juru bicara Coast Guard Filipina Laksamana Muda Armando Balilo dalam sebuah pengarahan, seperti dikutip AFP.

Dia memperingatkan jika seluruh minyak di kapal tanker bocor, itu akan menjadi tumpahan minyak terbesar dalam sejarah Filipina.

“Ada bahaya besar yang akan menimpa Manila, bahkan garis pantai Manila, jika bahan bakar bocor, karena letaknya di Teluk Manila,” kata Balilo.

Menteri Transportasi Jaime Bautista mengatakan 16 dari 17 awak kapal telah diselamatkan.

Pencarian sedang dilakukan untuk mencari anggota kru yang hilang, namun Bautista mengatakan angin kencang dan gelombang tinggi menghambat upaya tanggap darurat.

Empat awak kapal menerima perawatan medis.

Coast Guard mengatakan pihaknya sedang menyelidiki apakah ada gangguan cuaca di perairan sekitar ketika MT Terra Nova terbalik dan tenggelam.

Kapal itu tenggelam akibat hujan lebat yang dipicu oleh Topan Gaemi dan angin muson musiman yang melanda Manila dan wilayah sekitarnya dalam beberapa hari terakhir.

Tumpahan minyak yang membentang sekitar 3,7 kilometer terbawa oleh “arus kuat” ke arah timur laut, kata Coast Guard dalam sebuah laporan.

Komandan Coast Guard Laksamana Ronnie Gavan mengatakan dia telah memerintahkan penyelidikan atas insiden tersebut.

Personel perlindungan lingkungan laut telah dikerahkan untuk membantu mengatasi kebocoran BBM.

Salah satu tumpahan minyak terburuk di Filipina terjadi pada Februari 2023, ketika sebuah kapal tanker bahan bakar yang membawa 800.000 liter bahan bakar industri tenggelam di perairan lepas pulau Mindoro di tengah.

Bahan bakar solar dan minyak kental dari kapal tersebut mencemari perairan dan pantai di sepanjang pesisir provinsi Oriental Mindoro, sehingga menghancurkan industri perikanan dan pariwisata.

Minyak tersebut tersebar di ratusan kilometer perairan yang terkenal memiliki kehidupan laut paling beragam di dunia.

Ribuan nelayan diperintahkan untuk tetap berada di pantai sampai mereka dapat menangkap ikan dengan aman, dan berenang juga dilarang.

Pada tahun 2006, sebuah kapal tanker tenggelam di pulau tengah Guimaras dan menumpahkan puluhan ribu galon minyak yang menghancurkan cagar alam laut, merusak wilayah penangkapan ikan setempat, dan menutupi sebagian garis pantai dengan lumpur hitam.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
Qatar Ungkap Kemajuan...
Qatar Ungkap Kemajuan Positif dalam Dialog AS-Iran, Negosiasi Bakal Berlanjut
Menang atas Ekuador...
Menang atas Ekuador di Piala Dunia, Suporter Meksiko Ricuh Tewaskan 4 Orang
Rekomendasi
Menhut Raja Juli Bakal...
Menhut Raja Juli Bakal Kooperatif soal Pengusutan Kasus Bupati Kuansing
Cegah Pemadaman Listrik...
Cegah Pemadaman Listrik Bergilir, PLTU Bakal Dimodif Bisa Pakai Batu Bara Kalori Rendah
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved