Iran Rampas Kapal Tanker di Teluk Oman, Balas AS yang Curi Minyak Teheran
Jum'at, 12 Januari 2024 - 07:29 WIB
loading...
Iran merampas kapal tanker di Teluk Oman, diklaim sebagai pembalasan terhadap Amerika Serikat yang telah mencuri minyak Teheran dari kapal tanker yang sama pada tahun lalu. Foto/X via Al Arabiya
A
A
A
TEHERAN - Angkatan Laut Iran merampas sebuah kapal tanker di lepas pantai Oman pada hari Kamis. Menurut Teheran, itu sebagai pembalasan atas pencurian minyaknya dari kapal tanker yang sama tahun lalu oleh Amerika Serikat (AS).
Amerika mengecam apa yang mereka sebut sebagai “penyitaan yang melanggar hukum” dan menuntut Iran segera melepaskan kapal tanker tersebut beserta para awaknya.
Pengumuman dari Iran yang disampaikan media pemerintah muncul beberapa jam setelah badan keamanan maritim Angkatan Laut Inggris mengatakan orang-orang bersenjata menaiki kapal St Nikolas milik Yunani yang berbendera Kepulauan Marshall di lepas pantai Oman dan mengubah arah menuju Bandar-e Jask di Iran.
Baca Juga: AS Ancam Houthi Jika Pembajakan Kapal di Laut Merah Terus Berlanjut
"Empat atau lima penumpang tidak sah dilaporkan mengenakan seragam hitam bergaya militer dengan masker hitam,” kata Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO).
Angkatan Laut Iran kemudian mengonfirmasi telah menyita kapal tersebut, yang sebelumnya bernama Suez Rajan.
“Angkatan Laut Republik Islam Iran menyita sebuah kapal tanker minyak Amerika di perairan Teluk Oman sesuai dengan perintah pengadilan,” tulis kantor berita IRNA.
"Penyitaan tersebut merupakan pembalasan atas pelanggaran yang dilakukan oleh kapal Suez Rajan...dan pencurian minyak Iran oleh Amerika Serikat," lanjut laporan tersebut.
Amerika mengecam apa yang mereka sebut sebagai “penyitaan yang melanggar hukum” dan menuntut Iran segera melepaskan kapal tanker tersebut beserta para awaknya.
Pengumuman dari Iran yang disampaikan media pemerintah muncul beberapa jam setelah badan keamanan maritim Angkatan Laut Inggris mengatakan orang-orang bersenjata menaiki kapal St Nikolas milik Yunani yang berbendera Kepulauan Marshall di lepas pantai Oman dan mengubah arah menuju Bandar-e Jask di Iran.
Baca Juga: AS Ancam Houthi Jika Pembajakan Kapal di Laut Merah Terus Berlanjut
"Empat atau lima penumpang tidak sah dilaporkan mengenakan seragam hitam bergaya militer dengan masker hitam,” kata Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO).
Angkatan Laut Iran kemudian mengonfirmasi telah menyita kapal tersebut, yang sebelumnya bernama Suez Rajan.
“Angkatan Laut Republik Islam Iran menyita sebuah kapal tanker minyak Amerika di perairan Teluk Oman sesuai dengan perintah pengadilan,” tulis kantor berita IRNA.
"Penyitaan tersebut merupakan pembalasan atas pelanggaran yang dilakukan oleh kapal Suez Rajan...dan pencurian minyak Iran oleh Amerika Serikat," lanjut laporan tersebut.
Lihat Juga :