Kamala Harris Akan Bersihkan Semua Loyalis Biden Jika Memenangkan Pemilu AS

Rabu, 24 Juli 2024 - 15:05 WIB
loading...
Kamala Harris Akan Bersihkan...
Kamala Harris akan membersihkan semua loyalis Joe Biden jika dia memenangkan pemilu AS. Foto/EPA
A A A
WASHINGTON - Kamala Harris kemungkinan besar tidak akan mempertahankan jabatan pejabat keamanan nasional saat ini, jika dia memenangkan pemilihan presiden AS pada bulan November. Itu diungkapkan berbagai sumber yang dikutip oleh Wall Street Journal (WSJ)

Presiden Joe Biden keluar dari pencalonan kembali pada Minggu, mendukung wakil presidennya untuk menjadi yang teratas. Meskipun Partai Demokrat masih perlu secara resmi mengukuhkan Harris sebagai calon mereka, spekulasi media mengenai kepresidenannya sudah merajalela.

“Pejabat-pejabat penting yang ditunjuk Biden, termasuk penasihat keamanan nasional Jake Sullivan, Menteri Luar Negeri Antony Blinken, dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin kemungkinan tidak akan diperpanjang dalam peran mereka saat ini,” klaim WSJ mengutip pejabat AS saat ini dan mantan pejabat AS yang tidak disebutkan namanya.

Meskipun Harris “belum mempunyai kesempatan untuk mendefinisikan kebijakan luar negerinya sendiri,” WSJ mengklaim bahwa dia “pada akhirnya mungkin akan lebih menyelaraskan dirinya dengan elemen progresif” dari Partai Demokrat dan memberikan beberapa syarat mengenai dukungan AS untuk Israel.

WSJ menggambarkan Harris sebagai “pendukung paling bersemangat di tingkat senior pemerintahan saat ini untuk mengamankan gencatan senjata di Gaza,” mengutip sebuah bagian dari pidatonya di Selma, Alabama pada bulan Maret ketika dia mengkritik “kondisi tidak manusiawi” di daerah kantong Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Trump Ulang Tahun Ke-80,...
Trump Ulang Tahun Ke-80, Dimeriahkan dengan Laga UFC di Gedung Putih
Rekomendasi
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Steinmeier Perkuat 75 Tahun Diplomatik Indonesia-Jerman
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Berita Terkini
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved