Kamala Harris Akan Bersihkan Semua Loyalis Biden Jika Memenangkan Pemilu AS

Rabu, 24 Juli 2024 - 15:05 WIB
loading...
A A A
Pendiri Arab American Institute Jim Zogby mengatakan kepada WSJ tersebut bahwa dia berbicara dengan Harris melalui telepon pada bulan Oktober lalu dan percaya bahwa Harris telah menunjukkan “empati yang jauh lebih besar” terhadap rakyat Palestina daripada Biden atau anggota Gedung Putih lainnya.

Menurut NBC News, Harris “secara luas diperkirakan akan melanjutkan” kebijakan luar negeri Biden jika terpilih, namun “tampaknya lebih bersedia untuk mengkritik secara terbuka” Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan “menyatakan empati terhadap penderitaan warga sipil Palestina” di Gaza.

Mencalonkan Harris mungkin akan membantu Partai Demokrat yang terdiri dari warga Arab-Amerika, pemilih muda, dan kaum progresif, kata sebuah sumber yang tidak disebutkan namanya kepada NBC, karena Harris tidak terkait dengan dukungan Biden untuk Israel.

Baca Juga: 6 Alasan Direktur Secret Service Mengundurkan Diri, dari Kurangnya Kesiapsiagaan hingga Kepemimpinan yang Lemah

Biden memilih Harris sebagai pasangannya pada Agustus 2020, yang dilaporkan sebagai bagian dari kesepakatan untuk mengamankan nominasi tersebut. Dia sendiri telah keluar dari pencalonan pada akhir tahun 2019, bahkan sebelum pemilihan pendahuluan dimulai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 4.118 Orang, 16.740 Terluka
Ken Bates Mantan Bos...
Ken Bates Mantan Bos Chelsea Meninggal di Usia 94 Tahun, Pernah Beli The Blues Seharga 1 Pound Sterling
Rekomendasi
Kejagung Pastikan Telusuri...
Kejagung Pastikan Telusuri Informasi Bunker Lain Terkait Kasus Febrie Adriansyah
Wasit Piala Dunia 2026...
Wasit Piala Dunia 2026 yang Dicoret FIFA Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Turun Tangan
Foto Liburan Bareng...
Foto Liburan Bareng Gading Marten di Italia Jadi Sorotan, Medina Dina Beri Penjelasan
Berita Terkini
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved