Houthi: Beberapa Hari Mendatang akan Ubah Keseimbangan Kekuatan di Kawasan

Rabu, 24 Juli 2024 - 00:01 WIB
loading...
Houthi: Beberapa Hari...
Video yang dirilis pusat media Houthi menunjukkan mobil polisi Houthi melewati api dan asap yang membubung setelah serangan udara Israel di kota pelabuhan Hudaydah, Yaman, 20 Juli 2024. Foto/EPA-EFE/HOUTHI
A A A
SANAA - Gerakan Houthi di Yaman mengatakan mereka tidak akan menunda tanggapannya terhadap serangan Israel di Pelabuhan Hudaydah.

Kelompok itu menegaskan, “Hari-hari mendatang akan penuh kejutan.”

“Sasarannya akan mencakup wilayah Palestina yang diduduki secara luas dan komprehensif; Yaman memiliki keunggulan dan kemampuan untuk mengubah keseimbangan kekuatan dan meraih kemenangan,” tegas anggota biro politik Houthi, Ali Al-Qahum.

Sabtu lalu, jet tempur Israel melancarkan serangkaian serangan udara terhadap tangki penyimpanan bahan bakar di pelabuhan Hudaydah, dan tangki solar di pembangkit listrik di daerah Al-Katheeb di kota tersebut.

Houthi atau Ansarallah bersumpah menanggapi serangan Israel di Yaman dengan mengebom sasaran-sasaran penting di Israel.

Kelompok itu menyatakan Tel Aviv sebagai daerah yang tidak aman. Mereka menekankan sedang “mempersiapkan perang panjang dengan Israel sampai Israel menghentikan operasi militer dan pengepungan terhadap rakyat Palestina.”

Sementara itu, beberapa faksi Palestina, termasuk Hamas dan Fatah, menandatangani perjanjian “persatuan nasional” di Beijing pada Selasa (23/7/2024).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Ade Darmawan Tanggapi...
Ade Darmawan Tanggapi Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Memang Sudah Seharusnya
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Refly Harun: Kami Berharap Penahanan Ini Ditangguhkan!
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo, Refly: Untung Masih Sempat Salat Subuh, tapi Belum Mandi
Berita Terkini
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved