Sumbangan Donald Trump untuk Kamala Harris Terungkap

Senin, 22 Juli 2024 - 21:45 WIB
loading...
A A A
Selama kampanyenya pada tahun 2016, Trump mengaku menyumbang kepada Partai Demokrat dan Partai Republik, termasuk lawannya saat itu, Hillary Clinton, dan mengklaim para politisi dapat dibeli dan dibayar.

“Para politisi ini, mereka sangat jahat,” ujar Trump saat itu. “Saya harus memberikannya kepada mereka karena ketika saya menginginkan sesuatu, saya mendapatkannya. Saat saya menelepon, mereka mencium pantat saya.”

“Kau tahu, ini menarik. Saya sedang melihat orang-orang yang saya lawan. Saya telah berkontribusi pada sebagian besarnya, percayakah Anda? Saya telah berkontribusi pada sebagian besarnya. Dan salah satu dari mereka berkata, 'Tidak, menurutku kamu tidak memberikan kontribusi kepadaku.' Saya berkontribusi kepada semua orang. Saya sudah memberikannya kepada Demokrat. Saya sudah memberikannya kepada Hillary. Saya telah memberi kepada semua orang karena itu adalah pekerjaan saya,” papar Trump.

Menurut OpenSecrets, kelompok riset utama negara yang melacak uang dalam politik AS, Trump memberikan sumbangan sebesar USD1.000 untuk kampanye Senator Joe Biden pada tahun 2001 dan beberapa kontribusi untuk kampanye Hillary Clinton antara tahun 2006 dan 2007, termasuk sumbangan sebesar USD100.000 kepada Clinton Foundation.

Baca juga: Elon Musk Berterima Kasih pada Soros karena Ungkap Boneka Berikutnya
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
AS Sebut Iran Akan Buka...
AS Sebut Iran Akan Buka Selat Hormuz Tanpa Biaya Tol
Rekomendasi
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Terpaksa Menikah demi...
Terpaksa Menikah demi Keluarga, Simak Sinopsis When Rain Meets Summer di V+Short
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Berita Terkini
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved