AS Tidak Akan Masukkan Menlu Iran dalam Daftar Hitam

Jum'at, 12 Juli 2019 - 08:51 WIB
AS Tidak Akan Masukkan...
AS Tidak Akan Masukkan Menlu Iran dalam Daftar Hitam
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk tidak menjatuhkan sanksi kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Mohammad Javad Zarif, untuk saat ini. Hal itu diungkapkan oleh dua sumber yang mengetahui masalah tersebut. Namun sumber-sumber itu memberikan alasan khusus terkait keputusan tersebut.

"Kepala dingin menang. Kami melihat (sanksi) itu tidak selalu membantu," ujar salah satu sumber yang berbicara dengan syarat anonim.

Ia mengungkapkan bahwa Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menentang memasukkan nama Zarif dalam daftar hitam untuk saat ini.

Sementara itu, ditanya mengapa Zarif belum mendapat sanksi, seorang juru bicara Departemen Keuangan merujuk komentar seorang pejabat senior pemerintahan Trump pada hari Selasa mengatakan kepada wartawan: "Kami jelas sedang menjajaki berbagai jalan kami untuk sanksi tambahan terhadap Teheran. Jelas, Menteri Luar Negeri Zarif adalah tokoh yang sangat penting dan kami akan memperbarui informasi Anda karena kami memiliki informasi lebih lanjut."

Departemen Luar Negeri AS tidak segera menanggapi permintaan komentar atas keputusan tersebut.

Juru bicara departemen itu, Morgan Ortagus, mengatakan Washington menginginkan resolusi diplomatik dan mengulangi komentar Trump bahwa ia bersedia bertemu Iran tanpa prasyarat.

"Kami mencari solusi diplomatik," katanya kepada wartawan. "Kami telah meminta sekutu kami untuk meminta Iran meredakan situasi, bukan untuk mengganggu sekutu atau kepentingan Amerika, tidak untuk menteror wilayah itu," tukasnya

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin pada 24 Juni mengatakan Zarif akan masuk daftar hitam. Mnuchin tidak mengatakan sanksi apa yang akan dijatuhkan kepada Zarif.

Pernyataan itu dilontarkan Mnuchin saat memberikan pernyataan tentang sanksi AS yang bertujuan untuk memblokir pemimpin spiritual tertinggi Iran, Ali Khamenei, dari akses ke sistem keuangan AS atau aset di bawah yurisdiksi AS.
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Presiden Iran Ebrahim...
Presiden Iran Ebrahim Raisi Tiba di AS, Demonstran Bikin Tiang Gantungan
Berita Terkini
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
15 menit yang lalu
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
21 menit yang lalu
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
56 menit yang lalu
Mahathir Mohamad Genap...
Mahathir Mohamad Genap 101 Tahun, Dokter yang Sulap Wajah Malaysia Modern
1 jam yang lalu
Mojtaba Akan Pimpin...
Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
3 jam yang lalu
Horor! Siswa Daratkan...
Horor! Siswa Daratkan Pesawat Sendirian usai Instruktur Pilot Lompat Bunuh Diri
4 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved