4 Alasan Orang Yahudi Meninggalkan Israel, dari Runtuhnya Ideologi Zionis hingga Kemenangan Hamas
Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:20 WIB
loading...
A
A
A
Sebaliknya, data menunjukkan bahwa justru keberadaan Israel dan kebijakan-kebijakannya yang memaksa orang-orang Yahudi mencari perlindungan di tempat lain, sehingga menyoroti sebuah paradoks dalam narasi Zionis.
Baca Juga: 8 Misteri Penembak Trump, dari Persiapan Matang dan Orang yang Menyenangkan
![4 Alasan Orang Yahudi Meninggalkan Israel, dari Runtuhnya Ideologi Zionis hingga Kemenangan Hamas]()
Foto/Reuters
Terdapat juga peningkatan jumlah warga Israel yang pindah ke luar negeri pada bulan-bulan sebelum perang, di tengah protes massal terhadap rencana perombakan peradilan pemerintah, dengan peningkatan sebesar 51 persen pada Juni-September 2023 dibandingkan tahun 2022.
Meskipun pada awalnya terjadi lonjakan jumlah keberangkatan, tren tersebut dikatakan telah berbalik pada bulan-bulan berikutnya. Antara November 2023 dan Maret 2024, 30.000 warga Israel meninggalkan negaranya secara permanen, penurunan sebesar 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain itu, terdapat penurunan sebesar 21 persen pada jumlah warga Israel yang kembali dari luar negeri selama periode ini, dengan 8.898 orang yang kembali antara Oktober 2023 dan Maret 2024 dibandingkan dengan 11.231 orang pada tahun sebelumnya.
![4 Alasan Orang Yahudi Meninggalkan Israel, dari Runtuhnya Ideologi Zionis hingga Kemenangan Hamas]()
Foto/Reuters
Channel 12 menunjukkan bahwa data CBS menghitung jumlah warga Israel yang meninggalkan negaranya, tidak kembali selama sepuluh bulan berikutnya, dan menetap di luar negeri, sehingga menunjukkan tren dan bukan penyebab langsungnya. Laporan ini juga mencatat bahwa keputusan untuk beremigrasi merupakan hal yang rumit dan tidak harus terikat pada satu peristiwa saja, karena keputusan tersebut biasanya memerlukan perencanaan beberapa bulan.
Baca Juga: 8 Misteri Penembak Trump, dari Persiapan Matang dan Orang yang Menyenangkan
2. Tidak Suka Kebijakan Pemerintah

Foto/Reuters
Terdapat juga peningkatan jumlah warga Israel yang pindah ke luar negeri pada bulan-bulan sebelum perang, di tengah protes massal terhadap rencana perombakan peradilan pemerintah, dengan peningkatan sebesar 51 persen pada Juni-September 2023 dibandingkan tahun 2022.
Meskipun pada awalnya terjadi lonjakan jumlah keberangkatan, tren tersebut dikatakan telah berbalik pada bulan-bulan berikutnya. Antara November 2023 dan Maret 2024, 30.000 warga Israel meninggalkan negaranya secara permanen, penurunan sebesar 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain itu, terdapat penurunan sebesar 21 persen pada jumlah warga Israel yang kembali dari luar negeri selama periode ini, dengan 8.898 orang yang kembali antara Oktober 2023 dan Maret 2024 dibandingkan dengan 11.231 orang pada tahun sebelumnya.
3. Kewarganegaraan Ganda

Foto/Reuters
Channel 12 menunjukkan bahwa data CBS menghitung jumlah warga Israel yang meninggalkan negaranya, tidak kembali selama sepuluh bulan berikutnya, dan menetap di luar negeri, sehingga menunjukkan tren dan bukan penyebab langsungnya. Laporan ini juga mencatat bahwa keputusan untuk beremigrasi merupakan hal yang rumit dan tidak harus terikat pada satu peristiwa saja, karena keputusan tersebut biasanya memerlukan perencanaan beberapa bulan.
Lihat Juga :