Federasi Muslim Rusia Kecam Imam yang Menganjurkan Pemukulan terhadap Istri

Kamis, 18 Juli 2024 - 19:30 WIB
loading...
Federasi Muslim Rusia...
Federasi Muslim Rusia kecam imam yang menganjurkan pemukulan terhadap istri. Foto/Reuters
A A A
MOSKOW - Dewan Spiritual Muslim Rusia telah mengambil sikap menentang seorang ulama yang memicu kegemparan publik dengan komentarnya yang tampaknya mendorong kekerasan dalam rumah tangga.

Dalam podcast video yang diterbitkan oleh outlet berita Tatar Inform, ulama tersebut, Imam Timur Kamaev, berusaha menjelaskan sebuah ayat dalam Al-Quran tentang mendisiplinkan istri yang tidak patuh; Surat An-Nisa 34. Dia mengatakan bahwa proses tersebut harus dilakukan secara bertahap, dimana “wanita-wanita yang pemberontakannya kamu takuti” pertama-tama akan “ditegur” secara lisan, kemudian dilarang melakukan hubungan suami istri dan kemudian “dipukul.” Saat dimintai klarifikasi pada bagian terakhir, Kamaev mengatakan yang dimaksud adalah pukulan ringan yang tidak akan menyebabkan cedera.

“Contohnya ada yang namanya siwak, itu tongkat kecil [untuk gosok gigi]. Anda dapat memukul istri Anda dengan lembut beberapa kali – gerakkan tangan Anda dari siku, bukan dari bahu,” saran Kamaev. Dia menambahkan bahwa melalui ini, istri “harus memahami bahwa dia melakukan sesuatu yang salah.”

Kisah ini dengan cepat diangkat oleh beberapa media berita lainnya, dan menjadi viral di media sosial, dengan beberapa pengguna mengecam saran sang imam sebagai “seruan untuk melakukan kekerasan,” sementara yang lain meragukan bahwa ia menafsirkan teks agama dengan benar.

Tatar Inform kemudian menghapus podcast kontroversial tersebut, dan menuduh rekan-rekan yang mempublikasikannya mengambil kata-kata imam tersebut di luar konteks.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
50 Senator AS Dukung...
50 Senator AS Dukung Resolusi Anti-Perang Iran, Trump Kehilangan Dukungan
Rekomendasi
Pecahkan Rekor, Ratusan...
Pecahkan Rekor, Ratusan Affiliator Lakukan Siaran Langsung Penjualan Bersama di Satu Lokasi
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved