Rumah Putin Dilindungi Banyak Sistem Rudal Termasuk S-400, Waswas Serangan Drone Ukraina

Kamis, 18 Juli 2024 - 07:35 WIB
loading...
Rumah Putin Dilindungi...
Rumah Presiden Rusia Vladimir Putin di Valdai dilindungi banyak sistem rudal, termasuk S-400, di tengah gencarnya serangan drone Ukraina. Foto/Google Maps via Newsweek
A A A
MOSKOW - Kediaman Presiden Rusia Vladimir Putin di kota Valdai, Rusia barat, kini dilindungi oleh banyak sistem pertahanan rudal, termasuk S-400.

Perlindungan berlapis-lapis ini dilakukan di tengah meningkatnya serangan drone dari Ukraina.

Beberapa laporan awalnya mengeklaim bahwa satu sistem Pantsir telah dipasang di dekat tempat kediaman megah pemimpin Kremlin tersebut.

Kini, citra satelit mengonfirmasi keberadaan setidaknya tujuh sistem serupa yang tersebar di sekitar kompleks yang dijaga ketat tersebut.

Baca Juga: Ukraina Sibuk Memburu S-400 Rusia, Tak Ingin Jet Tempur F-16 AS Jadi Target Empuk

Laporan tentang perlindungan sistem rudal berlapis-lapis itu juga dikuatkan oleh analisis Institute for the Study of War (ISW), sebuah kelompok penelitian nirlaba Amerika Serikat.

ISW berpendapat bahwa pengerahan sistem pertahanan tersebut merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk melindungi target bernilai tinggi dari serangan pesawat tak berawak Ukraina, yang semakin merambah jauh ke wilayah Rusia.

Sistem Pantsir adalah sistem pertahanan udara jarak pendek hingga menengah, biasanya digunakan untuk menghancurkan pesawat terbang, helikopter, rudal, atau ancaman kecil seperti drone.

Dikenal dengan julukan NATO-nya; SA-22 Greyhound, sistem ini dapat mencegat target antara 12 dan 25 mil jauhnya.

Citra satelit yang diambil pada 6 Mei juga menunjukkan adanya teknologi militer tak dikenal lainnya di dekat istana megah Putin tersebut.

Laporan lebih lanjut oleh Nexta, outlet yang berbasis di Eropa Timur, mengidentifikasi setidaknya enam sistem lagi bersama dengan 11 sistem rudal permukaan-ke-udara mobile S-300 dan S-400 dan beberapa stasiun radar jarak jauh dikerahkan di sekitar kediaman Putin di Valdai.

Analis militer tidak mengesampingkan bahwa masih banyak lagi yang tersembunyi di balik kompleks berhutan lebat tersebut.

Di antara tujuh pertahanan yang dikerahkan, yang paling terlihat terletak di Pulau Ryabinovy, dua mil dari kediaman Putin.

Satu lagi, sekitar 3,1 km dari kediaman dan berdekatan dengan jalan raya terdekat, juga menjaga bunker presiden Rusia.

Lima mil dari istana Putin, sistem lain terletak di dekat lapangan terbang Valdai-Avia (ULNA), yang sering digunakan untuk penerbangan sipil serta penerbangan pribadi.

Citra satelit juga menunjukkan pemasangan beberapa stasiun radar peringatan dini di dekat sistem Pantsir lainnya, empat mil jauhnya dari istana presiden.

Menurut Ruslan Pukhov, kepala Pusat Analisis Strategi dan Teknologi yang berbasis di Moskow dan anggota dewan penasehat sipil Kementerian Pertahanan Rusia (MoD) yang dikutip oleh ISW, cakupan pertahanan udara yang "fokus" ini "tidak ada artinya dalam skala besar".

Pukhov, seperti dikutip Newsweek, Kamis (18/7/2024), mengatakan bahwa hal itu masih memungkinkan drone Ukraina untuk melewati pertahanan udara Rusia dan menyerang dari arah yang tidak diketahui.

Valdai, yang terletak di wilayah Novgorod, Rusia, adalah salah satu dari beberapa tempat peristirahatan Putin. Tempat tinggal terkenal lainnya termasuk Bocharov Ruchey di Sochi dan berbagai gedung resmi di Moskow.

Pada bulan Januari, outlet Ukraina; RBC-Ukraine, melaporkan bahwa selama serangan drone semalam yang dikoordinasikan oleh Kyiv terhadap depot minyak di St Petersburg, salah satu drone berhasil terbang di atas istana Valdai, mengutip sumber layanan khusus yang tidak disebutkan namanya.

Pengerahan sistem pertahanan udara di sekitar kediaman presiden dan lokasi penting lainnya menggarisbawahi tantangan yang dihadapi pasukan Rusia terkait ancaman drone yang terus berlanjut dari Kyiv.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved