Donald Trump Ditembak, Presiden Biden Minta Rakyat AS Tenangkan Diri

Senin, 15 Juli 2024 - 09:03 WIB
loading...
A A A
Pejabat Gedung Putih berharap upaya penembakan Trump dapat mengurangi tekanan pada Biden untuk mundur dan mendorong Partai Demokrat untuk mendukungnya.

Biden melontarkan beberapa kata dan frasa dalam pidatonya, hal yang biasa dilakukan presiden, namun menjadi sorotan setelah penampilan debatnya yang gagal pada 27 Juni.

Setelah dia menyelesaikan pidatonya, Fox News Channel dan outlet berita konservatif lainnya menyoroti kesalahannya.

Pidato Biden di Oval Office jarang terjadi. Oktober lalu, dia menyampaikan pidato pada jam tayang utama untuk mengomentari konflik Gaza dan Ukraina dan pada Juni 2023 dia berbicara ketika kesepakatan dicapai dengan Partai Republik untuk menghindari pelanggaran plafon utang AS.

Dalam beberapa jam setelah penembakan hari Sabtu, tim kampanye Biden telah menghapus iklan televisi dan menghentikan komunikasi politik lainnya.

“Malam ini saya meminta setiap warga Amerika untuk berkomitmen kembali,” kata Biden. “Kebencian tidak boleh memiliki tempat yang aman.”

Namun dia mengatakan wajar jika visinya dikontraskan dengan visi mantan presiden Donald Trump, dan dia berencana untuk segera melakukannya.

Biden membatalkan perjalanan ke Texas pada hari Senin untuk menyampaikan pidato tentang hak-hak sipil tetapi akan berangkat ke Las Vegas pada hari Selasa untuk berpidato.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved