Pakar: Janji Trump Capai Kesepakatan dengan Korut Jika Kembali Terpilih Sulit Tercapai
Minggu, 23 Agustus 2020 - 19:41 WIB
loading...
A
A
A
Mereka mengatakan, DPRK mengawasi dengan cermat proses pemilihan AS. Dengan Trump tertinggal dalam jajak pendapat, Pyongyang enggan datang ke meja perundingan.
Troy Stangarone, dari Institut Ekonomi Korea nirlaba yang berbasis di Washington, mengatakan bahwa Korut memahami politik pemilihan di AS dengan baik dan tidak mungkin ingin bernegosiasi dengan pemerintahan Trump dengan presiden yang tertinggal dalam jajak pendapat, mencatat bahwa Trump tertinggal melawan saingannya Joe Biden.
Mantan analis CIA dan analis kebijakan RAND Corporation, Soo Kim, mengatakan, tujuan Trump tampaknya bukan tentang menangani kekhawatiran AS dan regional tentang kemampuan nuklir yang berkembang di Korut. "Melainkan lebih banyak tentang mengamankan kesepakatan untuk tujuan demonstrasi," ujarya.
Trump dan pemimpin Korut telah terlibat pembicaraan langsung sebanyak tiga kali sejak 2018. Namun pembicaraan terhenti sejak pertemuan kedua mereka, yang berlangsung pada Februari 2019.
(Baca: Ketua DPR AS Kecam Trump karena Klaim FDA Tunda Vaksin Covid-19 )
Troy Stangarone, dari Institut Ekonomi Korea nirlaba yang berbasis di Washington, mengatakan bahwa Korut memahami politik pemilihan di AS dengan baik dan tidak mungkin ingin bernegosiasi dengan pemerintahan Trump dengan presiden yang tertinggal dalam jajak pendapat, mencatat bahwa Trump tertinggal melawan saingannya Joe Biden.
Mantan analis CIA dan analis kebijakan RAND Corporation, Soo Kim, mengatakan, tujuan Trump tampaknya bukan tentang menangani kekhawatiran AS dan regional tentang kemampuan nuklir yang berkembang di Korut. "Melainkan lebih banyak tentang mengamankan kesepakatan untuk tujuan demonstrasi," ujarya.
Trump dan pemimpin Korut telah terlibat pembicaraan langsung sebanyak tiga kali sejak 2018. Namun pembicaraan terhenti sejak pertemuan kedua mereka, yang berlangsung pada Februari 2019.
(Baca: Ketua DPR AS Kecam Trump karena Klaim FDA Tunda Vaksin Covid-19 )
Lihat Juga :