Jenderal Israel yang Akan Pensiun Ini Kutuk Kekerasan Pemukim Yahudi terhadap Warga Palestina
Rabu, 10 Juli 2024 - 19:10 WIB
loading...
Yehuda Fox mengecam kekerasan pemukim Yahudi di Tepi Barat. Foto/Times of Israel
A
A
A
GAZA - Seorang pemimpin militer Israel Mayor Jenderal Yehuda Fox mengecam keputusan pemerintah untuk memperluas permukiman di Tepi Barat yang diduduki. Dia juga mengkritik meningkatnya tingkat kekerasan pemukim di wilayah tersebut.
Mayor Jenderal Yehuda Fox, mantan kepala komando pusat Israel, mengatakan pada upacara jelang pensiun bahwa pemukim Israel telah terlibat dalam “kejahatan nasionalis” melalui kekerasan di Tepi Barat yang diduduki. Dia menuding aksi tersebut telah “menaburkan kekacauan dan ketakutan pada penduduk Palestina. yang tidak menimbulkan ancaman apa pun.”
“Ini bukan Yudaisme di mata saya. Setidaknya bukan orang yang dibesarkan bersamaku di rumah ayah dan ibuku. Ini bukan jalan Taurat. Mereka mengadopsi cara-cara musuh,” kata Fox, dilansir Al Jazeera.
Pasukan dan pemukim Israel telah meningkatkan serangan terhadap kota-kota dan desa-desa Palestina di Tepi Barat yang diduduki sejak perang Israel di Gaza dimulai pada bulan Oktober.
Sejak Oktober, setidaknya 553 warga Palestina telah dibunuh oleh pasukan Israel dan pemukim di wilayah tersebut, dan 9.510 orang telah ditahan, menurut pejabat Palestina.
Komentar Fox muncul hanya beberapa hari setelah pemerintah Israel menyetujui pembangunan 5.295 unit rumah baru di sejumlah pemukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki.
Baca Juga: Tampung Pengungsi Berbagai Negara, Yordania Memohon Bantuan kepada Dunia Internasional
Mayor Jenderal Yehuda Fox, mantan kepala komando pusat Israel, mengatakan pada upacara jelang pensiun bahwa pemukim Israel telah terlibat dalam “kejahatan nasionalis” melalui kekerasan di Tepi Barat yang diduduki. Dia menuding aksi tersebut telah “menaburkan kekacauan dan ketakutan pada penduduk Palestina. yang tidak menimbulkan ancaman apa pun.”
“Ini bukan Yudaisme di mata saya. Setidaknya bukan orang yang dibesarkan bersamaku di rumah ayah dan ibuku. Ini bukan jalan Taurat. Mereka mengadopsi cara-cara musuh,” kata Fox, dilansir Al Jazeera.
Pasukan dan pemukim Israel telah meningkatkan serangan terhadap kota-kota dan desa-desa Palestina di Tepi Barat yang diduduki sejak perang Israel di Gaza dimulai pada bulan Oktober.
Sejak Oktober, setidaknya 553 warga Palestina telah dibunuh oleh pasukan Israel dan pemukim di wilayah tersebut, dan 9.510 orang telah ditahan, menurut pejabat Palestina.
Komentar Fox muncul hanya beberapa hari setelah pemerintah Israel menyetujui pembangunan 5.295 unit rumah baru di sejumlah pemukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki.
Baca Juga: Tampung Pengungsi Berbagai Negara, Yordania Memohon Bantuan kepada Dunia Internasional
Lihat Juga :