Intelijen AS Sebut Rusia Lebih Memilih Trump sebagai Pemenang Pemilu

Rabu, 10 Juli 2024 - 16:10 WIB
loading...
A A A
Trump sering mengkritik skala dukungan militer AS untuk Ukraina – sekitar $60 miliar sejak invasi besar-besaran Rusia pada tahun 2022 – dan menyebut Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy sebagai “penjual terhebat yang pernah ada.”

Dua penasihat keamanan nasional Trump telah menyampaikan kepadanya rencana untuk mengakhiri bantuan militer AS ke Ukraina kecuali Ukraina membuka pembicaraan dengan Rusia untuk mengakhiri konflik.

Mengenai kebijakan terhadap NATO, Trump mengatakan dia akan "mendorong" Rusia untuk melakukan "apa pun yang mereka inginkan" terhadap anggota aliansi mana pun yang tidak mengeluarkan cukup dana untuk pertahanan dan dia tidak akan membela mereka.

Piagam NATO mewajibkan anggotanya untuk membela anggota yang diserang.

Pejabat ODNI tersebut melakukan pengarahan tanpa menyebut nama bersama rekan-rekan ODNI dan pejabat FBI serta Koordinator Nasional untuk Keamanan dan Ketahanan Infrastruktur Kritis, sebuah lembaga yang melakukan pertahanan siber untuk pemerintah dan bekerja sama dengan industri swasta.

Baca Juga: Presiden Korea Selatan Minta Bantuan NATO untuk Hadapi Perang dengan Korea Utara

Ia mendefinisikan pengaruh pemilu sebagai upaya untuk membentuk hasil pemilu atau melemahkan proses demokrasi, sedangkan campur tangan merupakan upaya untuk mengganggu kemampuan AS dalam menyelenggarakan pemilu yang bebas dan adil.

AS belum memantau rencana negara mana pun untuk "menurunkan atau mengganggu" kemampuan negara tersebut menyelenggarakan pemilu pada bulan November.

Namun Rusia, lanjutnya, melalui media sosial dan cara lain telah mulai mencoba mempengaruhi kelompok tertentu pemilih AS di negara-negara bagian yang menjadi medan pertempuran, “mempromosikan narasi yang memecah belah dan merendahkan politisi tertentu,” yang tidak ia sebutkan identitasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Berita Terkini
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Infografis
Donald Trump Sebut Presiden...
Donald Trump Sebut Presiden AS Joe Biden adalah Stalinis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved