Intelijen AS Sebut Rusia Lebih Memilih Trump sebagai Pemenang Pemilu

Rabu, 10 Juli 2024 - 16:10 WIB
loading...
Intelijen AS Sebut Rusia...
Rusia lebih mendukung Donald Trump memenangkan pemilu presiden 2024. Foto/AP
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat . (AS) belum melihat Rusia mengalami perubahan preferensi dibandingkan pemilihan presiden AS sebelumnya mengenai siapa yang mereka pilih untuk menang tahun ini.

Itu diungkapkan seorang pejabat intelijen AS yang mengindikasikan bahwa Moskow kembali mendukung Donald Trump dari Partai Republik.

Pejabat tersebut, yang memberi pengarahan kepada wartawan mengenai keamanan pemilu AS, tidak menyebutkan nama mantan presiden dan calon calon dari Partai Republik ketika ditanya siapa yang diinginkan Moskow sebagai presiden AS berikutnya.

Namun dia mengindikasikan bahwa Rusia lebih menyukai Trump, dan mengatakan bahwa komunitas intelijen AS tidak mengubah penilaian mereka dari pemilu sebelumnya.

Penilaian tersebut menunjukkan bahwa Moskow mencoba melalui kampanye pengaruh untuk membantu Trump menang pada tahun 2016, membuka tab baru melawan Hillary Clinton dan pada tahun 2020 melawan Presiden Joe Biden.

“Kami belum mengamati adanya perubahan dalam preferensi Rusia terhadap pemilihan presiden dibandingkan pemilu sebelumnya, mengingat peran AS dalam kaitannya dengan Ukraina dan kebijakan yang lebih luas terhadap Rusia,” kata pejabat dari Kantor Direktur Intelijen Nasional (ODNI), dilansir Reuters.

Kedutaan Besar Rusia tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Tim kampanye Trump menanggapinya dengan mengatakan Biden lemah terhadap Rusia, terbukti dengan invasi Rusia ke Ukraina.

“Ketika Presiden Trump berada di Ruang Oval, Rusia dan semua musuh Amerika merasa takut, karena mereka takut akan respons Amerika Serikat,” kata Karoline Leavitt, sekretaris pers tim kampanye Trump, dalam sebuah pernyataan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Road to Kilau Raya Hadir...
Road to Kilau Raya Hadir di Kota Mojokerto, Siapkan Pesta Rakyat Penuh Kemeriahan
Brasil Rajai Daftar...
Brasil Rajai Daftar Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Berita Terkini
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Infografis
Rezim Zelensky Panik,...
Rezim Zelensky Panik, Rusia dan AS Kompak Tekan Ukraina Gelar Pemilu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved