Pendeta yang Bikin 440 Pengikut ‘Puasa sampai Mati agar Bertemu Yesus’ Diadili

Selasa, 09 Juli 2024 - 08:50 WIB
loading...
A A A
Beberapa anggota kelompok yang masih hidup mengatakan kepada anggota keluarga bahwa apa yang dia khotbahkan sering kali menjadi kenyataan, dengan mengutip prediksinya bahwa "virus besar" akan datang, tepat sebelum Covid-19 melanda negara tersebut.

Ketika orang-orang berjuang selama pandemi ini, baik secara finansial maupun medis, Mackenzie berkhotbah tentang meninggalkan kesulitan hidup dan “beralih ke keselamatan.”

Menteri Dalam Negeri Kiture Kindiki tahun lalu menuduh polisi Kenya lalai dalam menyelidiki laporan awal mengenai kelaparan.

“Pembantaian Shakahola adalah pelanggaran keamanan terburuk dalam sejarah negara kita,” katanya pada sidang komite Senat, dan bersumpah untuk “tanpa henti mendorong reformasi hukum untuk menjinakkan para pengkhotbah nakal.”

Laporan Senat Kenya dan badan pengawas hak asasi manusia yang didanai negara mengatakan pihak berwenang sebenarnya bisa mencegah kematian tersebut.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Kenya (KNCHR) mengkritik petugas keamanan di Malindi karena "sangat mengabaikan tugas dan kelalaiannya".

Kisah mengerikan ini membuat Presiden William Ruto bersumpah untuk campur tangan dalam gerakan keagamaan yang berkembang di Kenya.

“Apa yang kami lihat mirip dengan terorisme,” kata Ruto tahun lalu. "Mackenzie berpura-pura dan bersikap seperti seorang pendeta padahal sebenarnya dia adalah penjahat yang kejam."

Di Kenya yang sebagian besar penduduknya beragama Kristen, hal ini juga menyoroti kegagalan upaya mengatur gereja-gereja yang tidak bermoral dan aliran sesat yang terlibat dalam kriminalitas.

Pada tahun 2022, jenazah seorang wanita Inggris yang meninggal di rumah pemimpin aliran sesat yang berbeda saat berlibur di Kenya digali, menurut pengacara keluarga tersebut. Luftunisa Kwandwalla (44) sedang mengunjungi kota pesisir Mombasa ketika dia meninggal pada Agustus 2020 dan dimakamkan sehari kemudian, tetapi keluarganya mengeklaim telah terjadi pelanggaran.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Nasire Best? Tersangka...
Siapa Nasire Best? Tersangka Penyerangan Gedung Putih yang Mengaku sebagai Yesus Kristus
Tersangka Penembakan...
Tersangka Penembakan Dekat Gedung Putih Ditembak Mati, Meyakini Dirinya Yesus
Polandia Marah atas...
Polandia Marah atas Ulah Tentara Israel Letakkan Rokok di Mulut Patung Perawan Maria
Tentara Israel Kembali...
Tentara Israel Kembali Menista Kristen, Letakkan Rokok di Mulut Patung Perawan Maria
Investigasi Media: Gereja...
Investigasi Media: Gereja Katolik Spanyol Dilanda Pedofil, 3.084 Orang Jadi Korban
Netanyahu Terkejut Tentara...
Netanyahu Terkejut Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus dengan Palu Godam
NASA Deteksi Sungai...
NASA Deteksi Sungai Eufrat Akan Kering Total pada Tahun 2040
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved