Prancis Terancam Kerusuhan Terkait Pemilu, 30.000 Polisi Dikerahkan

Jum'at, 05 Juli 2024 - 16:01 WIB
loading...
A A A
Dia menjelaskan, "Mereka tidak lagi melakukannya secara anonim, tetapi dengan wajah yang tidak tertutup dan bahkan dengan kebanggaan tertentu."

Namun, kandidat National Rally juga diserang, dengan Anggota Parlemen Eropa Marie Dauchy mengatakan dia "diserang dengan kejam" saat berkampanye di pasar di La Rochette dekat Grenoble.

Kandidat konservatif Nicolas Conquer juga mengeluh dia dan seorang rekannya yang perempuan telah dilempari telur setelah insiden bulan sebelumnya, ketika kandidat National Rally lainnya harus dirawat di rumah sakit setelah dia diserang karena membagikan pamflet.

Pemungutan suara hari Minggu (7/7/2024) diperkirakan akan sangat menguntungkan National Rally dan itu mungkin memungkinkan mereka menjadi partai terbesar di parlemen, bahkan jika mereka tidak dapat mencapai 289 kursi yang dibutuhkan untuk membentuk pemerintahan berikutnya, The Guardian melaporkan.

Le Pen pada Kamis mengklaim partainya dapat mencapai mayoritas jika jumlah pemilih tinggi.

"Saya pikir masih ada kapasitas untuk memiliki mayoritas absolut dengan para pemilih yang datang dalam upaya terakhir untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan," ujar Le Pen kepada BFM TV.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved