5 Alasan NATO Waswas Jika Donald Trump Terpilih Jadi Presiden AS Lagi

Jum'at, 05 Juli 2024 - 13:51 WIB
loading...
A A A
Hal itu dapat mengancam solidaritas dan komitmen kolektif NATO, yang merupakan pondasi dari kekuatan aliansi tersebut.

2. Potensi Pengambilan Keputusan Tak Terduga

5 Alasan NATO Waswas Jika Donald Trump Terpilih Jadi Presiden AS Lagi

Foto/REUTERS

Kebijakan luar negeri Trump sering kali didasarkan pada pertimbangan politik domestik yang tidak terduga, yang dapat menyebabkan keputusan-keputusan yang tidak konsisten atau bahkan impulsif dalam konteks hubungan internasional.

Ini bisa menciptakan ketidakpastian dan ketegangan di antara sekutu-sekutu NATO, yang mengandalkan kestabilan dan prediktabilitas dalam kebijakan luar negeri Amerika Serikat.

3. Potensi Pengurangan Keterlibatan Militer AS di Eropa

5 Alasan NATO Waswas Jika Donald Trump Terpilih Jadi Presiden AS Lagi

Foto/REUTERS

Trump telah menunjukkan keinginan untuk mengurangi keterlibatan militer Amerika Serikat di luar negeri dan memperkuat "America First" dalam kebijakan luar negerinya.

Hal ini dapat mengarah pada penarikan pasukan AS dari Eropa atau pengurangan komitmen militer mereka di kawasan tersebut.

Jika hal itu terjadi, maka akan meninggalkan negara-negara NATO Eropa dengan beban pertahanan yang lebih besar dan mengurangi pencegahan NATO terhadap agresi asing.

4. Pembaruan Hubungan Transatlantik

5 Alasan NATO Waswas Jika Donald Trump Terpilih Jadi Presiden AS Lagi

Foto/REUTERS
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Mata-matai Para Pemimpin...
Mata-matai Para Pemimpin Rusia, Swedia Dirikan Biro Intelijen seperti MI6
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Lepas dari China, Uni...
Lepas dari China, Uni Eropa Jadikan India Mitra Kunci Kolaborasi Teknologi
Wow, Jepang Akan Uji...
Wow, Jepang Akan Uji Coba Penambangan Mineral Tanah Jarang 6 Km di Bawah Laut
Rekomendasi
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Ajak Kader Contoh Kegigihan Timnas Norwegia
Mengoptimalkan Potensi...
Mengoptimalkan Potensi Sawit sebagai Sumber Energi Terbarukan
Febrie Adriansyah Sarapan...
Febrie Adriansyah Sarapan Bareng Tahanan KPK, Pengacara: Lauknya Telur Ceplok dan Bihun
Berita Terkini
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
10 Raja Terkaya di Dunia,...
10 Raja Terkaya di Dunia, Nomor 1 Punya Harta Tembus Rp700 Triliun
Suriah Mencari Kesepakatan...
Suriah Mencari Kesepakatan Keamanan dengan Israel, Apa Dipicu Ketakutan atau Trauma?
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved