Partai Konservatif Menderita Kekalahan Terburuk dalam Sejarah Pemilu Inggris

Jum'at, 05 Juli 2024 - 09:24 WIB
loading...
Partai Konservatif Menderita...
Data exit poll menunjukkan Partai Konservatif yang telah berkuasa 14 tahun akan menderita kekalahan terburuk dalam sejarah pemilu Inggris. Foto/BBC
A A A
LONDON - Partai Konservatif atau Partai Tory, yang telah berkuasa selama 14 tahun, akan menderita kekalahan terburuk dalam sejarah pemilu Inggris.

Itu merupakan data exit poll yang dirilis saat pemungutan suara ditutup pada Kamis malam.

Menurut jajak pendapat tersebut, Partai Buruh akan memenangkan 410 dari 650 kursi, naik dari 205 kursi di House of Commons (Dewan Rakyat), sementara Partai Tory yang berkuasa selama ini akan mendapatkan 131 kursi, turun dari 344 kursi.

Baca Juga: Sentimen Pro-Palestina Menguat, Partai Buruh Diprediksi Memenangi Pemilu Inggris

Partai Demokrat Liberal diprediksi meraih 61 kursi, Partai Reformasi pimpinan Nigel Farage meraih 13 kursi, dan Partai Nasional Skotlandia (SNP) meraih 10 kursi. Partai Hijau diprediksi meraih dua kursi dan Partai Welsh Plaid Cymru meraih empat kursi.

Sky News, dalam laporannya pada Jumat (5/7/2024), menggambarkan hasil yang diraih Partai Konservatif sebagai “keruntuhan pemilu terbesar dalam sejarah pemilu Inggris.”

Hasil resmi akan diumumkan mulai Jumat nanti malam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Pangeran William dan...
Pangeran William dan Kate Larang Pangeran George Punya Ponsel, Ini Alasannya!
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Presiden Hungaria Sulyok...
Presiden Hungaria Sulyok Dilengserkan, Era Loyalis Viktor Orban Berakhir
Rekomendasi
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Diminta Diusut Tuntas, Publik Diminta Mengawal
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
TNI Habema Bergerak...
TNI Habema Bergerak Lebih Cepat, Ancaman Kelompok Bersenjata di Intan Jaya Dicegah
Berita Terkini
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved