Liga Arab Tarik Pernyataan Penghapusan Status Organisasi Teroris pada Hizbullah
Rabu, 03 Juli 2024 - 15:00 WIB
loading...
A
A
A
Zaki menegaskan kembali posisi Liga Arab dalam menjaga keamanan nasional Arab dan memerangi terorisme.
Komentarnya sebelumnya muncul setelah kunjungan penting ke Beirut di mana dia bertemu dengan beberapa pejabat, termasuk pemimpin blok parlemen Hizbullah Mohammed Raad, serta Perdana Menteri sementara Lebanon Najib Mikati.
Pertemuan tersebut merupakan yang pertama sejak kelompok milisi Syiah Lebanon itu dinyatakan oleh Liga Arab sebagai “organisasi teroris” pada Maret 2016.
Media Lebanon baru-baru ini melaporkan bahwa penghapusan sebutan "organisasi teroris" dari Hizbullah adalah “jalan alami” dari perjanjian Beijing, yang memulihkan hubungan diplomatik antara Teheran dan negara-negara Teluk serta pembukaan kembali kedutaan besar Iran di Arab Saudi dan Bahrain.
Hal ini juga terjadi setelah pemerintahan Presiden Suriah Bashar al-Assad yang pernah dikucilkan, diterima kembali di Liga Arab menyusul pemulihan hubungan dengan bekas rival regionalnya, termasuk negara-negara Teluk.
Pernyataan Zaki muncul di tengah ketegangan regional ketika Hizbullah dan Israel di ambang perang habis-habisan.
Komentarnya sebelumnya muncul setelah kunjungan penting ke Beirut di mana dia bertemu dengan beberapa pejabat, termasuk pemimpin blok parlemen Hizbullah Mohammed Raad, serta Perdana Menteri sementara Lebanon Najib Mikati.
Pertemuan tersebut merupakan yang pertama sejak kelompok milisi Syiah Lebanon itu dinyatakan oleh Liga Arab sebagai “organisasi teroris” pada Maret 2016.
Media Lebanon baru-baru ini melaporkan bahwa penghapusan sebutan "organisasi teroris" dari Hizbullah adalah “jalan alami” dari perjanjian Beijing, yang memulihkan hubungan diplomatik antara Teheran dan negara-negara Teluk serta pembukaan kembali kedutaan besar Iran di Arab Saudi dan Bahrain.
Hal ini juga terjadi setelah pemerintahan Presiden Suriah Bashar al-Assad yang pernah dikucilkan, diterima kembali di Liga Arab menyusul pemulihan hubungan dengan bekas rival regionalnya, termasuk negara-negara Teluk.
Pernyataan Zaki muncul di tengah ketegangan regional ketika Hizbullah dan Israel di ambang perang habis-habisan.
Lihat Juga :