Ingin Gagalkan Bantuan F-16, Pangkalan Udara Ukraina Berulang Kali Dibom Rusia

Selasa, 02 Juli 2024 - 13:13 WIB
loading...
A A A
Juru bicara angkatan udara Ukraina mengatakan serangan itu menimbulkan "kesulitan tertentu", namun tidak akan mengganggu pengiriman F-16 atau penggunaannya dalam pertempuran.

Para pejabat bungkam mengenai rincian serangan terhadap objek seperti pangkalan militer dan infrastruktur penting.

Analis militer mengatakan Rusia mungkin menargetkan infrastruktur pangkalan udara seperti landasan pacu dan fasilitas penyimpanan untuk mempersulit pengiriman F-16 ke udara, dan, ketika mereka tiba, jet Barat itu sendiri.

Militer Ukraina, yang kekurangan amunisi pertahanan udara, kemungkinan juga akan terpaksa memindahkan pesawat-pesawat berharga tersebut di sekitar lapangan terbang, kata Justin Bronk, dari Royal United Services Institute.

Baca Juga: Jumlah Tentara Terus Merosot, Ukraina Tidak Akan Bertahan dari Serangan Rusia

“Setiap cakupan pertahanan udara berbasis darat dapat dipenuhi jika Rusia cukup peduli untuk menembakkan cukup rudal ke satu sasaran,” katanya.

Setelah serangan Kamis lalu, Gubernur Serhiy Tyurin mengatakan pertahanan udara telah menghancurkan sembilan sasaran di wilayahnya. Sesaat sebelumnya, angkatan udara telah memperingatkan warga bahwa drone sedang menuju ke Starokostiantyniv.

Penduduk setempat, yang berhati-hati untuk tidak membocorkan informasi militer yang mungkin dianggap sensitif, menggambarkan hidup mereka di bawah ancaman serangan dan di tengah seringnya deru pesawat tempur Ukraina di langit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Prabowo Ajak Seluruh...
Prabowo Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman demi Kemajuan Bangsa
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Selama Gencatan Senjata...
Selama Gencatan Senjata Paskah, Rusia Diserang Ukraina 1.300 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved