Ingin Gagalkan Bantuan F-16, Pangkalan Udara Ukraina Berulang Kali Dibom Rusia

Selasa, 02 Juli 2024 - 13:13 WIB
loading...
Ingin Gagalkan Bantuan...
Rusia ingin menggagalkan bantuan F-16 untuk Ukraina sehingga berulang kali mengebom pangkalan udara Kiev. Foto/AP
A A A
MOSKOW - Ledakan bergema di langit menjelang fajar ketika pertahanan udara Ukraina menangkis serangan Rusia di kota kecil di Ukraina barat. Lokasi ledakan tersebut merupakan lokasi pangkalan udara penting dan sering menjadi sasaran serangan Moskow.

Beberapa jam setelah penyerangan, jalanan Starokostiantyniv yang rapi kembali normal.

Namun serangan tanggal 27 Juni tersebut merupakan pengingat akan tantangan yang dihadapi Ukraina ketika mereka membangun kembali angkatan udaranya yang sudah habis dan mengerahkan F-16 pertama rancangan AS – pesawat tempur yang akan diterbangkan atau dihancurkan oleh Rusia.

Pesawat-pesawat pertama diharapkan tiba bulan ini, dan Ukraina berharap mereka akan meningkatkan kekuatan mereka yang berjuang untuk mengusir serangan gencar Rusia di sepanjang garis depan, termasuk bom luncur yang berpotensi mengganggu F-16.

Para pejabat belum mengungkapkan di mana F-16 akan ditempatkan, namun Moskow mengatakan setelah serangan di Starokostiantyniv Kamis lalu bahwa mereka telah menargetkan lapangan udara yang diyakini akan menampung mereka.

Pangkalan udara tersebut sering diserang sejak hari-hari pertama invasi Rusia pada Februari 2022, termasuk dari drone dan rudal hipersonik.

Penghuni pos militer bersejarah berpenduduk sekitar 30.000 orang, yang dijuluki Starkon, di wilayah Khmelnytskyi Ukraina telah belajar menyesuaikan diri dengan bahaya yang terus-menerus terjadi.

“Singkatnya, 'menyenangkan' tinggal di sini,” kata pejabat kota dan pakar budaya lokal Vasyl Muliar sambil tersenyum masam, berbicara setelah serangan baru-baru ini, dilansir Reuters.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Jet Tempur Su-27 Ukraina...
Jet Tempur Su-27 Ukraina Jatuh saat Duel Lawan Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved