5 Dampak Keputusan Kekebalan Hukum dari MA kepada Donald Trump

Selasa, 02 Juli 2024 - 12:55 WIB
loading...
A A A
Trump membantah melakukan kesalahan dalam semua kasus, dan menggambarkan tuduhan terhadapnya sebagai “perburuan penyihir” yang didorong oleh saingan politiknya – terutama Biden. Dia mencalonkan diri melawan Biden dalam pemilihan presiden 2024.

Namun Trump bukanlah presiden pertama yang menguji batas kekebalan presiden. Richard Nixon bisa saja menghadapi dakwaan atas skandal Watergate – ketika dia menggunakan sumber daya pemerintah untuk memata-matai lawan politiknya – namun dia diampuni oleh penggantinya, Gerald Ford, pada tahun 1974.

Menanggapi kasus lain terhadap Nixon, Mahkamah Agung menemukan bahwa presiden juga kebal dari kerugian sipil.

Beberapa pejabat di pemerintahan Ronald Reagan juga didakwa dalam kasus Iran-Contra, yang menyebabkan AS menjual senjata secara ilegal ke Iran untuk mendanai kelompok pemberontak di Nikaragua. Namun Reagan, yang menyangkal mengetahui transaksi rumit tersebut, tidak pernah menghadapi tuntutan.

Baru-baru ini, pemerintahan Barack Obama menolak mengajukan tuntutan hukum terhadap pejabat eksekutif yang mengizinkan penyiksaan pada masa kepresidenan George W Bush.

Chris Edelson – asisten profesor pemerintahan di American University dan penulis Power Without Constraint: The Post 9/11 Presidency and National Security – mengatakan bahwa, dalam sejarah modern, presiden AS telah menjalankan kekuasaan tanpa batasan yang “bermakna”.

“Yang berbeda sekarang adalah pengadilan kini telah mendukung hal itu, dan kami memiliki calon presiden yang telah menjelaskan bahwa dia akan berusaha untuk memerintah sebagai seorang diktator,” kata Edelson kepada Al Jazeera.

Trump mengatakan tahun lalu bahwa dia akan menjadi diktator hanya pada hari pertamanya menjabat, untuk “menutup perbatasan”.

Edelson juga menyebut keputusan pengadilan tersebut “radikal”. Dia membandingkannya dengan masa pemerintahan Nixon, ketika klaim kekebalan presiden menimbulkan banyak protes.

“Ketika Richard Nixon dengan terkenal mengatakan dalam sebuah wawancara TV pada tahun 1977 bahwa, ketika presiden melakukan sesuatu, itu berarti hal itu tidak ilegal, ini dipandang sebagai pernyataan yang menakjubkan,” katanya.

“Pengadilan hari ini mengatakan bahwa Nixon sebenarnya benar.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
AS Sebut Iran Akan Buka...
AS Sebut Iran Akan Buka Selat Hormuz Tanpa Biaya Tol
Rekomendasi
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Motif Penculikan Lansia...
Motif Penculikan Lansia 70 Tahun di PIK karena Dendam Asmara Tak Direstui
Berita Terkini
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
Infografis
Chronic Venous Insufficiency,...
Chronic Venous Insufficiency, Penyakit yang Diderita Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved