4 Isu Penting Pemilu Prancis, dari Ancaman Kekalahan Macron hingga Kejayaan Partai Sayap Kanan

Selasa, 02 Juli 2024 - 14:40 WIB
loading...
A A A
Bagi Mathias Bernard, pakar sejarah politik Prancis dan presiden Universitas Clermont Auvergne, “pengunduran diri atau, sebaliknya, persaingan segitiga adalah kunci pemilu.”

“Jika masing-masing dari tiga blok maju sendirian dalam pertarungan putaran kedua, RN kemungkinan akan memenangkan mayoritas absolut. Jika ada semacam ‘front Partai Republik’, maka akan lebih sulit bagi RN,” katanya kepada Euronews.

“Namun, tidak ada kepastian bahwa “front Partai Republik” ini akan terwujud,” katanya, seraya menyebut Ensemble dan Partai Republik sebagai dua partai di mana kandidat peringkat ketiga mungkin paling menolak jika diminta mundur.

4. Jumlah Pemilih yang Tinggi

Melansir Euro News, ada minat yang besar terhadap jajak pendapat cepat yang diadakan oleh Macron, dimana beberapa pemilih mengatakan kepada Euronews sebelum pemungutan suara bahwa mereka kecewa dengan kebijakan presiden dan menginginkan perubahan.

Jumlah pemilih, yang seringkali rendah di Perancis, meningkat secara signifikan selama pemilu ini.

Pada putaran pertama pemilu legislatif tahun 2017 dan 2022, tingkat partisipasi tidak mencapai 50%, menurut angka Kementerian Dalam Negeri. Putaran pertama jajak pendapat ini menunjukkan peningkatan partisipasi menjadi 66,7%.

“Jumlah pemilih yang tinggi dan kandidat yang lebih sedikit menyebabkan jumlah kontestan tiga arah yang belum pernah terjadi sebelumnya pada putaran kedua,” menurut Célia Belin, kepala kantor Dewan Hubungan Luar Negeri Eropa di Paris.

Namun, penolakan koalisi presiden untuk mundur secara sistematis karena kehadiran kandidat LFI, dapat “meningkatkan kebingungan pemilih anti-RN tentang tindakan terbaik,” katanya.

Manon Aubry, seorang anggota parlemen sayap kiri Uni Eropa, mengatakan kepada wartawan pada hari Minggu bahwa dia bertemu dengan banyak pemilih muda pertama kali ketika dia pergi untuk memilih di Paris.

Mobilisasi ini, terutama di lingkungan yang kurang beruntung, harus disambut dan diperkuat, katanya.

Hasil pemilu ini juga memicu protes di negara tersebut, dengan ribuan pemilih sayap kiri berkumpul untuk mendukung perolehan suara dari kelompok sayap kanan.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
4 Kontroversi Kaesang,...
4 Kontroversi Kaesang, dari Jet Pribadi hingga Rompi Putra Mulyono
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved