4 Isu Penting Pemilu Prancis, dari Ancaman Kekalahan Macron hingga Kejayaan Partai Sayap Kanan

Selasa, 02 Juli 2024 - 14:40 WIB
loading...
A A A
Jumlah tersebut masing-masing 12 poin dan tujuh poin di bawah koalisi sayap kanan RN dan koalisi sayap kiri New Popular Front (NFP).

Sekitar 300 kandidatnya masih bersaing memperebutkan kursi di hemicycle yang berkapasitas 577 kursi. Namun jika hasil pemilu putaran pertama berhasil dipastikan pada Minggu depan, hal ini bisa berarti koalisi tengah akan kehilangan 180 kursi dan hanya mempertahankan antara 70 hingga 100 anggota parlemen.

Asalkan tidak ada aliansi lain yang mendapat mayoritas absolut, Macron secara teori dapat mencoba membentuk koalisi yang berkuasa, namun hal itu mungkin sulit dilakukan.

Kubu presiden telah berulang kali menolak gagasan untuk bekerja sama dengan partai sayap kiri France Unbowed (LFI) dan Macron sendiri mengatakan bahwa jika RN atau LFI berkuasa, hal itu dapat menyebabkan “perang saudara”.

Oleh karena itu, partai-partai yang dapat digalang oleh Macron untuk membentuk koalisi yang lebih “moderat” mencakup Partai Sosialis dan Partai Hijau di sayap kiri dan Partai Republik di sayap kanan.

Namun tidak jelas apakah mereka dapat menemukan zona pendaratan atau apakah mereka akan bersama-sama mendapatkan 289 kursi yang dibutuhkan.

Baca Juga: National Rally Bersiap untuk Kemenangan Bersejarah dalam Pemilu di Prancis

3. Mungkinkah Front Partai Republik Melawan RN

Dalam beberapa menit setelah jajak pendapat yang menunjukkan Partai sayap kanan Nasional memimpin, para pemimpin politik di sayap kiri mulai menyerukan apa yang disebut “front Republik”.

Mereka berjanji untuk menarik kandidat peringkat ketiga yang lolos ke putaran kedua dalam upaya mencegah RN memenangkan kursi karena perpecahan suara antara partai-partai lain.

Hal ini berlaku pada LFI, Sosialis, Hijau, dan Komunis, dan juga pada beberapa anggota koalisi sentris Macron.

“Saya mengatakan ini dengan segala kekuatan yang harus dikerahkan oleh setiap pemilih kita. Tidak ada satu suara pun yang harus diikutsertakan dalam Rapat Umum Nasional,” kata Perdana Menteri Gabriel Attal dalam pidatonya pada hari Minggu.

Anggota koalisi presiden lainnya telah meminta pemilih mereka untuk tidak mendukung anggota LFI, dengan mengatakan bahwa baik RN maupun partai Jean-Luc Mélenchon, yang merupakan bagian dari koalisi sayap kiri, tidak boleh mendapatkan suara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Abaikan AS, Netanyahu...
Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon
Rekomendasi
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
4 Bahaya Tembakau Sintetis,...
4 Bahaya Tembakau Sintetis, dari Halusisasi hingga Gagal Jantung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved