Tak Ada Pemenang Mayoritas, Iran Gelar Putaran Kedua Pemilu Presiden pada 5 Juli
Minggu, 30 Juni 2024 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Saingan utamanya, Saeed Jalili, wakil Pemimpin Tertinggi Iran di Dewan Keamanan Nasional Tertinggi dan mantan negosiator nuklir utama, tertinggal sekitar satu juta suara, setelah menerima lebih dari 9,4 juta suara.
Mohammad Bagher Ghalibaf, juru bicara Parlemen Iran, berada di posisi ketiga dengan lebih dari 3,3 juta suara, sementara Mostafa Pourmohammadi, mantan menteri dalam negeri, berada di posisi terakhir dengan lebih dari 206.000 suara.
Untuk memenangkan pemilu presiden di Iran, seorang kandidat membutuhkan lebih dari 50% suara. Jika tidak ada kandidat yang mencapai ini, putaran kedua akan diadakan pada tanggal 5 Juli antara dua kandidat teratas.
Presiden Iran adalah politisi terpenting kedua di negara itu setelah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Tugas presiden termasuk melaksanakan konstitusi dan memimpin eksekutif. Presiden baru akan memengaruhi arah keseluruhan kebijakan luar negeri Iran.
Mohammad Bagher Ghalibaf, juru bicara Parlemen Iran, berada di posisi ketiga dengan lebih dari 3,3 juta suara, sementara Mostafa Pourmohammadi, mantan menteri dalam negeri, berada di posisi terakhir dengan lebih dari 206.000 suara.
Untuk memenangkan pemilu presiden di Iran, seorang kandidat membutuhkan lebih dari 50% suara. Jika tidak ada kandidat yang mencapai ini, putaran kedua akan diadakan pada tanggal 5 Juli antara dua kandidat teratas.
Presiden Iran adalah politisi terpenting kedua di negara itu setelah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Tugas presiden termasuk melaksanakan konstitusi dan memimpin eksekutif. Presiden baru akan memengaruhi arah keseluruhan kebijakan luar negeri Iran.
Lihat Juga :