Conference of ISRA 2024: Upaya Adaptif Atasi Perubahan Iklim Global
Jum'at, 28 Juni 2024 - 22:41 WIB
loading...
A
A
A
Peraih best paper kategori kedua adalah PT Pertamina Patra Niaga AFT Minangkabau sebagai kategori Inovasi Berkelanjutan untuk Menghadapi Perubahan Iklim (Sustainable Innovation to Confront Climate Change) yang mengangkat judul Kampung Apar Innovation Center : Smart Farming Based on Technology Digitalization.
Perwakilan PT Pertamina, Wahyu Handika, memaparkan smart farming yang dikembangkan kepada masyarakat Kampung Apar berbasiskan teknologi digital yang dapat memantau pertanian secara otomatis melalui sistem sehingga dapat membantu untuk melakukan penyiraman terhadap buah melon secara efektif dan efisien.
PT Bio Farma (Persero) peraih best paper kategori Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan untuk Merespons Dampak Perubahan Iklim (Sustainable Environmental Management to Respond to the Impacts of Climate Change) yang mengangkat judul Inventarisasi Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas) di Taman Buru Masigit Kareumbi, Jawa Barat.
Yusuf Nugraha Andria, perwakilan PT Bio Farma, menjelaskan bahwa macan tutul Jawa menjadi spesies keystone di Taman Buru Masigit Kareumbi. “Spesies keystone adalah spesies kunci pada sebuah kawasan. Sehingga, fokus inventarisasi macan tutul Jawa sama hal nya dengan melakukan upaya konservasi terhadap Taman Buru Masigit Kareumbi Jawa Barat secara menyeluruh,” paparnya.
Rangkaian Conference of Indonesia Social Responsibility Award dilanjutkan dengan konferensi yang terbagi dalam tiga breakout room. Dari masing-masing breakout room, terpilih tiga best presenter, yakni PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Wayame dengan perwakilan Khasan Nurhusna dan Aan Nurochman, Fuel Terminal Meda Group dengan perwakilan Winda Setyarini, Wiyono, Diky Isnandar, Ade Syafrizal, dan Firdaus Ahda, dan PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit II Dumai dengan perwakilan Anggoro Seto Priyambodo.
Perwakilan PT Pertamina, Wahyu Handika, memaparkan smart farming yang dikembangkan kepada masyarakat Kampung Apar berbasiskan teknologi digital yang dapat memantau pertanian secara otomatis melalui sistem sehingga dapat membantu untuk melakukan penyiraman terhadap buah melon secara efektif dan efisien.
PT Bio Farma (Persero) peraih best paper kategori Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan untuk Merespons Dampak Perubahan Iklim (Sustainable Environmental Management to Respond to the Impacts of Climate Change) yang mengangkat judul Inventarisasi Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas) di Taman Buru Masigit Kareumbi, Jawa Barat.
Yusuf Nugraha Andria, perwakilan PT Bio Farma, menjelaskan bahwa macan tutul Jawa menjadi spesies keystone di Taman Buru Masigit Kareumbi. “Spesies keystone adalah spesies kunci pada sebuah kawasan. Sehingga, fokus inventarisasi macan tutul Jawa sama hal nya dengan melakukan upaya konservasi terhadap Taman Buru Masigit Kareumbi Jawa Barat secara menyeluruh,” paparnya.
Rangkaian Conference of Indonesia Social Responsibility Award dilanjutkan dengan konferensi yang terbagi dalam tiga breakout room. Dari masing-masing breakout room, terpilih tiga best presenter, yakni PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Wayame dengan perwakilan Khasan Nurhusna dan Aan Nurochman, Fuel Terminal Meda Group dengan perwakilan Winda Setyarini, Wiyono, Diky Isnandar, Ade Syafrizal, dan Firdaus Ahda, dan PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit II Dumai dengan perwakilan Anggoro Seto Priyambodo.
(mas)
Lihat Juga :