Pertapa yang Berstatus Miliader AS Ini Pilih Dukung Donald Trump, Ini Motivasinya

Kamis, 27 Juni 2024 - 13:35 WIB
loading...
A A A
Melalui banyak hal ini, ia menjabat sebagai wali di Yayasan Andew W. Mellon, mengundurkan diri pada tahun 2002 setelah 21 tahun.

Tiga tahun kemudian, pada tahun 2005, Mellon meninggalkan negara bagian asalnya Connecticut menuju Wyoming. Sejak saat itu, ia tinggal di sana, menghindari sorotan dan jarang berbicara kepada media.

Baca Juga: 6 Negara dengan Populasi Muslim Tinggi yang Melarang Penggunaan Cadar

Berhaluan Konservatif

Bahkan sebelum sumbangannya baru-baru ini untuk kampanye Trump, Mellon memiliki sejarah menyumbang kepada kandidat dan tujuan konservatif.

Pada tahun 2010, Mellon menyumbangkan sekitar $1,5 juta ke negara bagian Arizona untuk membiayai biaya hukum untuk membela SB 1070, sebuah undang-undang anti-imigrasi yang kontroversial.
Baru-baru ini, Mellon membantu mendanai pembangunan tembok di sepanjang perbatasan Meksiko oleh Gubernur Texas Greg Abbott, dan menyediakan lebih dari $53 juta untuk proyek tersebut pada tahun 2021.

Dia juga telah memberikan dana kepada berbagai PACS super yang berpihak pada Partai Republik – atau “komite aksi politik” – untuk mendukung kandidat konservatif.

Mellon menyoroti beberapa pandangan politiknya ketika dia menulis memoar yang diterbitkan sendiri pada tahun 2015. Di dalamnya, ia mengutuk apa yang ia sebut sebagai program jaring pengaman sosial “Slavery Redux”.

Mellon juga menulis bahwa pemilih kulit hitam diberikan "gratis" sebagai imbalan untuk "memberikan suara". Dia mengklaim "proyek terbesar" ini "didanai oleh orang-orang pekerja keras...yang terlalu jujur atau terlalu sombong untuk membiarkan diri mereka tenggelam dalam rawa ini".

Sebagai imbalannya, katanya, orang kulit hitam Amerika menjadi "lebih agresif" dan menjadi "budak tuan baru, Paman Sam".

Namun, Mellon kadang-kadang memberikan sumbangan kecil kepada Partai Demokrat, termasuk USD2.700 untuk kampanye progresif Perwakilan New York Alexandria Ocasio-Cortez pada tahun 2018.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Rekomendasi
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Berita Terkini
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani dan Istrinya Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved