Pertapa yang Berstatus Miliader AS Ini Pilih Dukung Donald Trump, Ini Motivasinya

Kamis, 27 Juni 2024 - 13:35 WIB
loading...
Pertapa yang Berstatus...
Timothy Mellon dikenal sebagai miliarder yang disebut sebagai pertapa. Foto/whowhatwhy
A A A
WASHINGTON - Seorang miliarder keturunan salah satu keluarga terkaya Amerika Serikat (AS) telah muncul sebagai tokoh utama yang mendukung kampanye pemilu Donald Trump pada tahun 2024.

Dengan donasi sebesar USD50 juta yang diberikan pada tanggal 31 Mei, Timothy Mellon yang berusia 81 tahun telah menjadi donatur terbesar bagi mantan presiden tersebut sejauh ini selama siklus pemilu ini.

Mellon, pewaris keluarga perbankan Mellon yang berbasis di Pittsburgh, juga merupakan donor terbesar untuk kampanye kandidat independen Robert F Kennedy.

BBC telah menghubungi Mellon untuk dimintai komentar mengenai sumbangan politiknya.

Dikenal sebagai Pertapa yang Tidak Mau Disorot

Dikenal sebagai seorang pertapa, Mellon yang tinggal di Wyoming menghindari sorotan dan lingkaran sosial miliarder AS lainnya.

Menurut majalah Forbes, Mellon adalah keturunan Thomas Mellon, seorang imigran Irlandia yang kaya raya di bidang real estat dan perbankan setelah tiba di AS pada tahun 1818.

Keluarga Mellon – yang juga termasuk kakek Mellon, Andrew, mantan Menteri Keuangan AS – saat ini memiliki kekayaan lebih dari USD14 miliar. Forbes memperkirakan keluarga Mellons adalah keluarga terkaya ke-34 di AS.

Memiliki Bisnis Kereta Api

Lahir pada tahun 1942, Mellon kuliah di Universitas Yale tempat ia mempelajari perencanaan kota. Ayahnya adalah donor utama di sekolah tersebut dan menyediakan dana untuk mendirikan Yale Center for British Art - koleksi seni Inggris terbesar di luar Inggris.

Pada tahun 1981, Mellon membentuk Guilford Transportation Industries, sebuah perusahaan induk yang diberi nama sesuai kampung halamannya di Guilford, Connecticut. Mereka dengan cepat membeli tiga jalur kereta api besar yang membentang dari Kanada, melalui New England dan ke wilayah Atlantik tengah di Amerika.

Pernah Membeli Pan American World Airways

Perusahaan tersebut, yang selama ini mempertahankan fokus utamanya pada bidang perkeretaapian, beralih pada tahun 1998 ketika membeli merek Pan American World Airways yang terkenal - namun telah lama bangkrut.

Mungkin karena mempengaruhi pembelian tersebut, Mellon telah mengembangkan kecintaannya untuk terbang pada waktu-waktu tersebut - menghabiskan lebih dari 11.500 jam di kokpit.

“Sebagai pemilik perusahaan [Pan Am] dan dengan keterampilan yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan itu, ia menjadi pilot komersial dan benar-benar menjaga institusi Amerika yaitu Pan Am tetap terbang,” demikian bunyi sinopsis otobiografi mendatang yang akan diterbitkan. pada tahun 2025.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Ini Alasan Wali Kota...
Ini Alasan Wali Kota New York Mamdani Bersikeras Tangkap Netanyahu
Rekomendasi
Hari Anak Nasional ke-42,...
Hari Anak Nasional ke-42, saatnya Negara Membangun Prasyarat Perlindungan Anak
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Berita Terkini
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved