Pendiri WikiLeaks Assange Tiba di Pengadilan AS

Rabu, 26 Juni 2024 - 07:01 WIB
loading...
A A A
Departemen Kehakiman AS membuka dakwaan terhadap Assange pada hari penangkapannya, mendakwanya dengan 17 tuduhan spionase.

Assange menghabiskan lima tahun berikutnya untuk melawan ekstradisi, di mana dia akan menghadapi hukuman hingga 175 tahun di balik jeruji besi jika terbukti bersalah.

Dakwaan terhadap Assange berasal dari publikasi Wikileaks atas materi rahasia yang diperoleh whistleblower, termasuk dokumen Pentagon yang merinci dugaan kejahatan perang AS di Irak dan Afghanistan.

Sidang hari Rabu menandai babak terakhir dari pertempuran hukum selama 14 tahun untuk Assange.

Namun, aktivis kebebasan pers telah memperingatkan desakan AS atas hukuman spionase dapat menghalangi jurnalis menerbitkan dokumen rahasia di masa mendatang.

“Kesepakatan pembelaan tidak akan memiliki efek preseden seperti putusan pengadilan, tetapi hal itu akan tetap menghantui para reporter keamanan nasional selama bertahun-tahun mendatang,” ungkap Seth Stern, direktur advokasi untuk Freedom of the Press Foundation (FPF), dalam pernyataan pada Selasa.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Ini Alasan Wali Kota...
Ini Alasan Wali Kota New York Mamdani Bersikeras Tangkap Netanyahu
Rekomendasi
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved