China: Fujian Adalah Kapal Induk Bertenaga Konvensional Terbesar di Dunia

Selasa, 25 Juni 2024 - 12:56 WIB
loading...
A A A
Dari segi ukuran, kapal ini sering dibandingkan dengan kapal induk supercarrier kelas Kitty Hawk Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) yang dinonaktifkan, yang terbesar adalah USS America dengan bobot sekitar 85.000 ton.

Kapal Fujian dilaporkan menyelesaikan uji coba laut keduanya awal bulan ini, setelah uji pelayaran perdananya selama delapan hari pada bulan Mei.

Pelayarannya dipandang sebagai pengiriman sinyal kepada semua pihak di Laut China Selatan dan Laut China Timur tentang kemampuan tempur Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China.

Pada hari Sabtu, kapal induk Angkatan Laut AS Theodore Roosevelt tiba di Korea Selatan untuk latihan tiga negara yang juga melibatkan Jepang.

Ketiga negara tersebut sepakat untuk mengadakan latihan tiga arah tahunan pada tahun lalu di sebuah pertemuan puncak, di mana para pemimpin mereka menuduh China melakukan perilaku “berbahaya dan agresif” di Laut China Selatan.

Kementerian Pertahanan Taiwan juga memperingatkan bahwa Fujian akan menimbulkan “ancaman besar” jika terjadi perang.

Beijing menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayah China dan tidak pernah berhenti menggunakan kekuatan untuk mendapatkan kembali kendali atas pulau itu.

Sebagian besar negara, termasuk Amerika Serikat, tidak mengakui Taiwan sebagai negara merdeka, namun Washington menentang segala upaya China untuk mengambil alih Taiwan dengan kekerasan dan berkomitmen untuk mempersenjatai pulau tersebut guna membantunya mempertahankan diri.

Fujian adalah kapal induk pertama China yang dilengkapi dengan ketapel elektromagnetik, sebuah kemajuan yang memungkinkan pesawat diluncurkan lebih sering dan pesawat yang lebih berat lepas landas dari deknya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Berita Terkini
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved