PM Negara NATO Sebut Umat Kristen Kulit Putih Eropa Digantikan Imigran Muslim
Minggu, 23 Juni 2024 - 10:34 WIB
loading...
Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban sebut umat Kristen kulit putih Eropa telah digantikan imigran Muslim. Foto/REUTERS
A
A
A
BRUSSELS - Perdana Menteri (PM) Hongaria Viktor Orban mengatakan sebuah faksi “militan” yang terdiri dari politisi pro-migrasi sedang mengawasi penggantian umat Kristen kulit putih Eropa dengan imigran Muslim.
“Di Eropa terjadi pertukaran populasi, jumlah orang kulit putih, Kristen, tradisional—katakanlah Eropa—semakin berkurang, jumlah migran yang diimpor dan jumlah orang dari komunitas Muslim yang lahir di sini meningkat secara radikal,” kata PM negara NATO tersebut kepada Radio Kossuth, yang dilansir Russia Today, Minggu (23/6/2024).
Menurut Orban, politisi Jerman Manfred Weber, yang memimpin Partai Rakyat Eropa (EPP) yang berhaluan tengah di Parlemen Eropa, adalah “beelzebub” yang bertanggung jawab atas dugaan skema ini.
Dia menambahkan bahwa Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen adalah “gadis pelayan kecil” Weber. bertanggung jawab atas pelaksanaannya.
Baca Juga: PM Hongaria: Konflik Ukraina - Rusia Adalah Perang Saudara
EPP tetap menjadi faksi terbesar di Parlemen Eropa setelah pemilu bulan lalu. Namun, kemunduran Partai Hijau dan melonjaknya dukungan terhadap partai-partai sayap kanan telah membuat EPP memiliki lebih sedikit sekutu untuk mengesahkan undang-undang.
“Di Eropa terjadi pertukaran populasi, jumlah orang kulit putih, Kristen, tradisional—katakanlah Eropa—semakin berkurang, jumlah migran yang diimpor dan jumlah orang dari komunitas Muslim yang lahir di sini meningkat secara radikal,” kata PM negara NATO tersebut kepada Radio Kossuth, yang dilansir Russia Today, Minggu (23/6/2024).
Menurut Orban, politisi Jerman Manfred Weber, yang memimpin Partai Rakyat Eropa (EPP) yang berhaluan tengah di Parlemen Eropa, adalah “beelzebub” yang bertanggung jawab atas dugaan skema ini.
Dia menambahkan bahwa Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen adalah “gadis pelayan kecil” Weber. bertanggung jawab atas pelaksanaannya.
Baca Juga: PM Hongaria: Konflik Ukraina - Rusia Adalah Perang Saudara
EPP tetap menjadi faksi terbesar di Parlemen Eropa setelah pemilu bulan lalu. Namun, kemunduran Partai Hijau dan melonjaknya dukungan terhadap partai-partai sayap kanan telah membuat EPP memiliki lebih sedikit sekutu untuk mengesahkan undang-undang.
Lihat Juga :