PBB Peringatkan Perang Baru akan Segera Terjadi

Sabtu, 22 Juni 2024 - 07:07 WIB
loading...
PBB Peringatkan Perang...
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. Foto/REUTERS
A A A
NEW YORK - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Jumat (21/6/2024) memperingatkan dunia berada di ambang bencana, seraya menunjuk pada risiko potensi konflik yang menghancurkan antara Israel dan Hizbullah.

Pimpinan Hizbullah Hassan Nasrallah memperingatkan pada Rabu bahwa Hizbullah siap menghadapi konflik skala penuh dengan Israel dan dapat menyerbu wilayah utara negara Yahudi tersebut jika terjadi eskalasi lebih lanjut.

Pernyataan tersebut muncul setelah salah satu komandan senior kelompok tersebut, Haji Sami Taleb Abdullah, tewas dalam serangan Israel di Lebanon selatan pekan lalu.

“Satu langkah gegabah, satu kesalahan perhitungan, dapat memicu bencana yang jauh melampaui batas, dan sejujurnya, di luar imajinasi,” tegas sekretaris jenderal PBB kepada wartawan dalam konferensi pers.

Dia menambahkan, “Dunia tidak dapat membiarkan Lebanon menjadi Gaza lainnya.” Dia meminta kedua belah pihak untuk “segera berkomitmen kembali” pada perdamaian.

“Dunia harus mengatakan dengan lantang dan jelas: de-eskalasi segera tidak hanya mungkin tetapi juga penting,” papar Guterres.

"Tidak ada solusi militer," ujar dia, seraya menambahkan banyak orang telah kehilangan nyawa atau telah diusir dari rumah mereka baik di Lebanon maupun Israel.

“Pasukan penjaga perdamaian PBB di lapangan telah bekerja untuk meredakan ketegangan dan membantu mencegah salah perhitungan, dalam lingkungan yang sangat menantang," ungkap Guterres, tanpa memberikan rincian spesifik apa pun.

Baca juga: Sudah Sebar 150 Bom Nuklir di Penjuru Eropa, Apakah AS Diam-diam Meng-upgrade-nya?

Saling serang roket antara Israel dan Hizbullah telah mengusir lebih dari 53.000 warga Israel dan hampir 100.000 warga Lebanon dari rumah mereka selama sembilan bulan terakhir.

Awal pekan ini, Menteri Luar Negeri negara Zionis, Israel Katz, memperingatkan Israel "sangat dekat" dengan keputusan yang akan "mengubah aturan main" terhadap pejuang Syiah.

AS dilaporkan "semakin khawatir" atas prospek perang Israel-Hamas yang sedang berlangsung berubah menjadi konflik Timur Tengah yang lebih besar, yang melibatkan Hizbullah dan kemungkinan pasukan Amerika Serikat (AS).

Beberapa pejabat Gedung Putih yang tidak disebutkan namanya menuduh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam wawancara dengan Axios pekan ini, menghambat upaya de-eskalasi dengan klaimnya Washington "menahan senjata dari Israel."

Israel melancarkan genosida besar-besaran di Gaza sejak Oktober lalu. Rezim kolonial itu telah membunuh lebih dari 37.500 warga Palestina di Gaza.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Bukan Hanya Rupiah,...
Bukan Hanya Rupiah, Won Korea Tersungkur Hadapi Dolar AS: Terburuk sejak 17 Tahun
Rekomendasi
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
An Se-young Juara Indonesia...
An Se-young Juara Indonesia Open 2026, Rekor Susy Susanti Terancam
Berita Terkini
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved