Ekspor Mesir, UEA dan Yordania ke Israel Meningkat Seiring Genosida di Gaza

Jum'at, 21 Juni 2024 - 19:30 WIB
loading...
Ekspor Mesir, UEA dan...
Platform gas Leviathan, ladang gas terbesar Israel terlihat dari helikopter di dekat teluk Haifa, Israel utara. Foto/REUTERS/Ari Rabinovitch
A A A
KAIRO - Ekspor Mesir ke Israel meningkat dua kali lipat pada tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya meskipun Israel telah melakukan perang yang menghancurkan di Gaza sejak Oktober.

Kabar itu diungkap dalam laporan baru oleh Biro Statistik Pusat Israel.

Data yang dipublikasikan pada Kamis (20/6/2024) menunjukkan ekspor Mesir pada bulan Mei 2024 mencapai USD25 juta, dua kali lipat dari periode yang sama pada tahun 2023.

Meskipun hubungan semakin tegang, kerja sama energi dan keamanan antara kedua negara telah meningkat sejak Oktober, dengan ekspor gas alam Israel ke Mesir meningkat tajam pada tahun lalu.

Sementara itu, ekspor dari Uni Emirat Arab (UEA) ke Israel juga meningkat menjadi USD242 juta pada bulan Mei 2024, dibandingkan dengan USD238,5 juta pada bulan Mei 2023, menurut laporan tersebut.

Ekspor Yordania ke Israel juga terus meningkat pada tahun 2024, mencapai USD35,7 juta pada bulan Mei 2024 dibandingkan dengan USD32,3 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Berbeda dengan Mesir, UEA, dan Yordania, statistik Israel menemukan ekspor Turki ke Israel turun lebih dari setengahnya pada tahun 2024 dibandingkan dengan tahun sebelumnya di tengah pembatasan ekspor oleh Kementerian Perdagangan Turki ke negara tersebut selama perang di Gaza.

Baca juga: 33 Tahanan Palestina dari Gaza Dibebaskan Israel, Kurus dan Penuh Luka Siksaan

Pada bulan Mei 2023, ekspor Turki ke Israel berjumlah USD376,6 juta, nilai yang anjlok menjadi USD116,8 juta pada bulan Mei 2024.

Perdagangan Israel dengan Mesir tumbuh sebesar 56% pada tahun 2023 dan naik 168% dari tahun ke tahun pada kuartal keempat, menurut laporan Abraham Accords Peace Institute.

Pada tahun 2022, kedua negara menetapkan target perdagangan tahunan sekitar USD700 juta pada tahun 2025, naik dari sekitar USD300 juta pada tahun 2021.

Kairo telah menjadi mediator utama antara Israel dan Hamas dalam perang saat ini di Gaza dan telah menjaga hubungan damai dengan Israel selama 45 tahun terakhir sejak perjanjian damai 1979.

Namun, hubungan antara kedua negara menjadi semakin tegang sejak Oktober karena kekhawatiran Mesir akan pemindahan massal warga Palestina ke Semenanjung Sinai, gagasan yang telah digembar-gemborkan para politisi Israel.

Pada Mei, ketegangan perbatasan meningkat ketika pasukan Israel merebut perbatasan Rafah yang strategis, satu-satunya terminal darat antara Gaza dan negara Arab.

Dua tentara Mesir tewas dalam baku tembak dengan pasukan Israel di perbatasan Rafah bulan lalu, tetapi tanggapan Kairo sejauh ini tidak terlalu keras pada rezim penjajah Zionis.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Argentina Tundukkan...
Argentina Tundukkan Yordania 3-1, Messi Langsung Cetak Gol usai Masuk sebagai Pemain Pengganti
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Iran Desak Militer Negara...
Iran Desak Militer Negara Barat Angkat Kaki dari Timur Tengah: Biang Masalah!
Rekomendasi
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
Nadiem Makarim Menangis...
Nadiem Makarim Menangis hingga Beri Tanda Tangan ke Mitra Go Jek saat Tiba di PN Tipikor
Berita Terkini
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved