Pakar: Putin Bisa Gunakan Senjata Nuklir Taktis dalam Skenario 'Win-Win' Melawan NATO
Selasa, 18 Juni 2024 - 14:13 WIB
loading...
A
A
A
Senjata nuklir taktis merupakan senjata perang yang menghebohkan, namun hanya dapat berdampak pada lokasi geografis yang kecil. Senjata semacam itu dirancang untuk menghancurkan sasaran musuh di dalam area tertentu tanpa menyebabkan kerusakan radioaktif.
Berbicara kepada The Mirror, profesor Universitas Buckingham tersebut menjelaskan: "Putin berpendapat bahwa dia mungkin bisa memenangkan perang konvensional, bahkan jika itu memakan waktu bertahun-tahun."
"Jika dia merasa tidak akan menang dengan cara ini, dia akan mencoba memenangkan perang lainnya. Caranya, dengan menggunakan senjata nuklir skala kecil yang 'taktis' di medan perang," paparnya, yang dilansir Selasa (18/6/2024).
“Inilah sebabnya mengapa NATO sangat tepat untuk meyakinkan Putin bahwa dia tidak akan mengalahkan Ukraina dan bahwa kami akan mengeluarkan dia dan rezimnya untuk selamanya jika ada peringatan pertama bahwa dia akan meluncurkan senjata nuklir di Ukraina. Dia telah membujuk dirinya sendiri dan rakyatnya ke dalam situasi yang sangat berbahaya bagi mereka," kata Glees.
“Kita harus selalu ingat bahwa Putin, dalam hatinya yang dingin dan kejam, tetap menjadi perwira KGB yang penuh perhitungan dan suka bermain poker seperti dulu. Keahliannya di KGB: menggunakan ancaman kekerasan dan, jika perlu, kekerasan dirinya sendiri untuk menggertak musuhnya agar tunduk," terangnya.
Berbicara kepada The Mirror, profesor Universitas Buckingham tersebut menjelaskan: "Putin berpendapat bahwa dia mungkin bisa memenangkan perang konvensional, bahkan jika itu memakan waktu bertahun-tahun."
"Jika dia merasa tidak akan menang dengan cara ini, dia akan mencoba memenangkan perang lainnya. Caranya, dengan menggunakan senjata nuklir skala kecil yang 'taktis' di medan perang," paparnya, yang dilansir Selasa (18/6/2024).
“Inilah sebabnya mengapa NATO sangat tepat untuk meyakinkan Putin bahwa dia tidak akan mengalahkan Ukraina dan bahwa kami akan mengeluarkan dia dan rezimnya untuk selamanya jika ada peringatan pertama bahwa dia akan meluncurkan senjata nuklir di Ukraina. Dia telah membujuk dirinya sendiri dan rakyatnya ke dalam situasi yang sangat berbahaya bagi mereka," kata Glees.
“Kita harus selalu ingat bahwa Putin, dalam hatinya yang dingin dan kejam, tetap menjadi perwira KGB yang penuh perhitungan dan suka bermain poker seperti dulu. Keahliannya di KGB: menggunakan ancaman kekerasan dan, jika perlu, kekerasan dirinya sendiri untuk menggertak musuhnya agar tunduk," terangnya.
(mas)
Lihat Juga :