Salahkan Militer Israel, Anak PM Netanyahu Tuding Ada Kudeta Jelang Serangan 7 Oktober

Senin, 17 Juni 2024 - 20:02 WIB
loading...
A A A
“Mengapa mereka tidak memberi tahu [perdana menteri] tentang materi yang terungkap dalam laporan ‘Tembok Jericho’?” lanjut Netanyahu yang lebih muda.

Sebuah laporan di The New York Times pada bulan Desember menuduh bahwa Israel telah memperoleh rencana pertempuran rinci dari Hamas lebih dari setahun sebelum serangan itu, dan telah memberi kode nama pada dokumen setebal 40 halaman itu “Tembok Jericho.”

Baca Juga: PM Israel Netanyahu Bubarkan Kabinet Perang

Rencana tersebut dilaporkan berupa serangan roket, penggunaan drone untuk menonaktifkan kamera keamanan, dan invasi dengan berjalan kaki, sepeda motor, dan paralayang.

“Mengapa para panglima militer dan intelijen selalu mengatakan kepada [perdana menteri] bahwa Hamas merasa gentar? Di mana angkatan udara pada 7/10?” lanjutan postingan Yair Netanyahu.

Postingan tersebut diakhiri dengan catatan bahwa “sebuah komisi investigasi negara,” yang sedang dicari oleh para pemohon, diketuai oleh seorang hakim dari Pengadilan Tinggi, “dan oleh karena itu hampir selalu digunakan sebagai komite yang menutup-nutupi kelompok sayap kiri. ”

Badan peradilan sering menjadi sasaran kemarahan dari kelompok sayap kanan, dan khususnya dari pemerintahan Netanyahu, yang berupaya membatasi kekuasaan Pengadilan Tinggi pada tahun sebelum pecahnya perang, sehingga memicu kontroversi besar dan gerakan protes berskala besar.

Penuh Kontroversi

Selalu mengundang kontroversi, Yair Netanyahu dikenal karena kehadiran online-nya yang provokatif dan telah menghadapi tindakan hukum atas aktivitas media sosialnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Ducati Tidak Tertarik...
Ducati Tidak Tertarik dengan Reli Dakar, Ini Alasannya
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Infografis
PM Israel Netanyahu...
PM Israel Netanyahu Tak Terima Dicap Penjahat Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved