PM Israel Netanyahu Bubarkan Kabinet Perang

Senin, 17 Juni 2024 - 17:40 WIB
loading...
PM Israel Netanyahu...
PM Israel Benyamin Netanyahu membubarkan kabinet perang. Foto/AP
A A A
GAZA - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu telah mengumumkan berakhirnya kabinet perang Israel yang beranggotakan enam orang.

Laporan pada Senin (17/6/2024) mengatakan pemimpin Israel telah mengumumkan keputusan tersebut pada pertemuan kabinet keamanan politik malam sebelumnya. Mitra koalisi sayap kanan Netanyahu telah mendorong pembentukan kabinet perang baru setelah Benny Gantz yang lebih berhaluan tengah mengundurkan diri dari pemerintahan darurat.

Menteri Keuangan yang berhaluan nasionalis-religius Bezalel Smotrich dan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir, yang menuntut Israel harus terus membombardir Gaza meskipun ada seruan untuk menahan diri dari sekutu termasuk Amerika Serikat, telah menyerukan agar kabinet perang baru dibentuk yang menampilkan koalisi. pemimpin partai.

Namun, Netanyahu dilaporkan menolaknya.

“Kabinet berada dalam perjanjian koalisi dengan Gantz, atas permintaannya. Begitu Gantz pergi – tidak diperlukan lagi kabinet,” kata Netanyahu, menurut sebuah laporan di The Jerusalem Post.

Perdana Menteri Israel kini diperkirakan akan mengadakan konsultasi mengenai perang Gaza dengan sekelompok kecil menteri, termasuk Menteri Pertahanan Yoav Gallant dan Menteri Urusan Strategis Ron Dermer, yang pernah berada di kabinet perang.

Baca Juga: Militer dan PM Israel Bersitegang setelah Netanyahu Tolak Jeda Taktis dalam Perang Gaza

Kontrol Tunggal Jadi Pemicunya

Pengunduran diri Gantz dari pemerintah menarik satu-satunya kekuatan sentris dalam koalisi sayap kanan pemimpin yang diperangi tersebut, di tengah serangan selama berbulan-bulan di Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
23 Juta Orang Teken...
23 Juta Orang Teken Petisi Boikot Argentina di Piala Dunia, Presiden Milei Meradang
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
Berita Terkini
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved